Kamis, 23 Juli 2026 - 13:45 WIB
VIVA – Kabar meninggalnya dokter peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI), dr M Zulfikar Drakel, MRes, di Lampung mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan. Menyusul peristiwa tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyampaikan belasungkawa resmi sekaligus penghormatan atas pengabdian almarhum selama menjalani program internship.
Baca Juga
Dokter muda yang merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu meninggal dunia pada Senin, 21 Juli 2026, saat menjalankan masa tugas di RSUD Sukadana, Kabupaten Lampung Timur. Kepergiannya kembali menambah daftar tenaga kesehatan muda yang wafat sepanjang tahun ini dan memicu simpati dari organisasi profesi, institusi pendidikan kedokteran, hingga pemerintah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Kementerian Kesehatan menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas wafatnya dr M Zulfikar Drakel, MRes, yang tercatat sebagai peserta PIDI angkatan Februari 2026.
Baca Juga
"Ada pengabdian yang mungkin berakhir, tetapi ketulusan akan selalu dikenang. Dengan penuh rasa duka, Kementerian Kesehatan menyampaikan turut berduka cita atas berpulangnya dr. Muhammad Zulfikar Drakel, M.Res," tulis keterangan Instagram Kemenkes RI, dikutip Kamis 23 Juli 2026.
Dalam unggahan tersebut, Kemenkes juga memberikan doa terbaik bagi almarhum serta menyampaikan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dalam menghadapi masa duka.
Baca Juga
"Terima kasih telah mengabdikan ilmu dan hati untuk melayani sesama. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta keikhlasan. Selamat jalan, Dokter. Jejak pengabdianmu akan selalu hidup dalam setiap harapan untuk Indonesia yang lebih sehat," sambungnya.
Ditemukan Meninggal di Guest House
Sebelumnya, dr M Zulfikar Drakel ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar Guest House Sakinah yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Lampung, pada Selasa, 21 Juli 2026 sekitar pukul 19.00 WIB.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Aparat langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya dokter yang tengah menjalani program internship tersebut.
Peristiwa ini sempat memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat, termasuk dugaan bahwa almarhum mengalami tekanan kerja berlebihan atau menjadi korban perundungan selama bertugas.
Halaman Selanjutnya
IDI Pastikan Tak Ada Indikasi Overwork dan Bullying