Putri KW Ungkap Kunci Tumbangkan Wang Zhi Yi Jelang Kejuaraan Dunia 2026

August 2026 ยท 2 minute read

Jakarta - Putri Kusuma Wardani membawa modal berharga menuju Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026. Pebulutangkis tunggal putri Indonesia itu menilai keberhasilannya mengalahkan Wang Zhi Yi menjadi suntikan kepercayaan diri, sekaligus membuktikan pentingnya menjaga mental dan pikiran saat bertanding.

Putri baru saja menyelesaikan rangkaian turnamen BWF World Tour di Japan Open 2026 (Super 750) dan China Open 2026 (Super 1000). Dari dua ajang tersebut, atlet peringkat keenam dunia itu mengaku mendapat banyak pelajaran untuk menghadapi Kejuaraan Dunia.

Salah satu momen paling berkesan adalah ketika ia akhirnya mampu mengalahkan Wang Zhi Yi, pebulutangkis China yang kini menempati peringkat ketiga dunia. Kemenangan itu menjadi yang pertama bagi Putri setelah delapan kali pertemuan.

"Sejauh ini alhamdulillah sudah mulai latihan lagi, karena baru pulang juga minggu kemarin. Jadi untuk persiapannya kurang lebih sama seperti menjelang Japan Open. Kekurangan-kekurangan dari dua minggu pertandingan kemarin sekarang sedang saya benahi dan ditambah lagi dalam latihan," kata Putri saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.

Mental Jadi Kunci

Putri mengatakan, evaluasi terbesar yang dilakukan setelah dua turnamen itu bukan hanya soal teknik, melainkan juga mental dan cara mengelola pikiran di lapangan. Menurutnya, faktor itu yang membuat penampilannya di Japan Open berjalan lebih baik termasuk saat menembus semifinal dan mengalahkan Wang Zhi Yi. Kemenangan tersebut menjadi dorongan besar bagi Putri menjelang Kejuaraan Dunia.

"Saya juga bisa mengalahkan Wang Zhi Yi karena mental dan pikiran saya benar-benar terjaga saat itu," tambahnya.

"Kemenangan itu membuat saya lebih percaya diri sih karena bisa mengalahkan Wang Zhi Yi. Itu membuat saya bangga dengan diri sendiri. Dan paling utama tetap soal mental dan pikiran," tutur Putri.

"Di setiap pertandingan nanti saya akan terus menekankan hal itu karena sangat berpengaruh, apalagi ketika menghadapi pemain-pemain top 5 atau top 10 dunia."

Diingatkan Pelatih

Putri mengungkapkan pelatih tunggal putri PBSI, Imam Tohari, terus mengingatkannya agar mampu menjaga emosi dan suasana hati selama pertandingan. Menurut Putri, masukan tersebut sangat membantu, terutama saat menghadapi laga berat.

"Biasanya Pak Imam selalu mengingatkan soal bagaimana mengelola suasana dan mental saat berada di lapangan. Itu sangat berpengaruh," ujarnya.

"Bahkan saat pertandingan kedua melawan Wang Zhi Yi, saya sempat diingatkan cukup keras oleh Pak Imam soal bagaimana menjaga mental dan suasana di lapangan. Itu ternyata sangat membantu," tegas Putri.

Dengan bekal pengalaman dari Japan Open dan China Open, Putri berharap mampu tampil lebih konsisten di Kejuaraan Dunia 2026 dan kembali bersaing dengan para pemain elite dunia. (mcy/krs)