Minggu, 20 September 2026 - 11:57 WIB
Aichi, VIVA – Tim beregu putri Indonesia membuka perjuangannya di Asian Games 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Skuad Merah Putih mengalahkan Mongolia 3-0 pada babak 16 besar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Minggu, 20 September 2026.
Baca Juga
Kemenangan tersebut memastikan Indonesia melaju ke perempat final. Putri Kusuma Wardani, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, dan Thalita Ramadhani Wiryawan sama-sama menyumbangkan kemenangan dalam tiga partai pertama.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Putri KW tampil sebagai pembuka. Tunggal putri Indonesia itu langsung mengambil kendali permainan dan tidak memberikan banyak kesempatan kepada Enkhlen Tslemeg-Od.
Baca Juga
Putri KW menang dua gim langsung dengan skor 21-4, 21-4. Indonesia pun mengantongi keunggulan 1-0.
Pada partai kedua, giliran Rachel/Febi yang tampil. Pasangan Indonesia tersebut juga tidak mendapat kesulitan berarti saat menghadapi Khulangoo Chuluunbat/Ekhjin Ganbat.
Baca Juga
Rachel/Febi menang 21-3, 21-7 sekaligus memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 2-0. Hasil itu membuat kemenangan tim hanya tinggal menunggu satu poin dari partai ketiga.
Thalita kemudian dipercaya turun sebagai penentu. Pemain berusia 18 tahun tersebut menghadapi Saranguar Kherlenbaatar dan langsung tampil agresif sejak gim pertama.
Thalita akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-3, 21-5. Indonesia pun menyegel kemenangan 3-0 sekaligus memastikan tiket ke babak delapan besar.
Thalita menyebut kemenangannya punya arti tersendiri karena menjadi debutnya di Asian Games. Ia mengaku lega bisa menjalani pertandingan tanpa mengalami cedera.
"Alhamdulillah berjalan dengan lancar hari ini, tanpa cedera juga. Pastinya ingin menampilkan yang terbaik dan coba main semaksimal mungkin," kata Thalita dalam keterangannya.
Selain kemenangan, pertandingan melawan Mongolia juga dimanfaatkan Thalita untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan. Ia menyebut pengalaman tersebut penting karena Indonesia sudah ditunggu Chinese Taipei di perempat final.
"Hari ini belajar adaptasi biar lusa melawan Chinese Taipei sudah tahu bagaimana cara mengatasi kendala di lapangan," ujarnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Thalita juga menyadari tantangan berikutnya akan jauh berbeda. Menurut dia, kekuatan tunggal putri Chinese Taipei cukup merata dan dihuni pemain dengan peringkat tinggi.
"Tunggal Chinese Taipei mempunyai peringkat-peringkat yang cukup tinggi, kekuatan mereka merata jadi saya harus mewaspadainya," tutur Thalita.
Halaman Selanjutnya
Di babak perempat final, Indonesia akan menghadapi Chinese Taipei. Tim lawan mendapat bye pada babak pertama sehingga langsung menunggu pemenang dari pertandingan Indonesia dan Mongolia.