Jakarta (ANTARA) - Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyerahkan jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) kepada Suahasil Nazara di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Selasa.
Dalam kegiatan Serah Terima Jabatan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama Kemenkeu dalam setahun terakhir.
“Bagi saya hari ini adalah momen penting. Kalau waktu itu saya datang, boleh ngomong panjang, karena untuk menciptakan optimisme sebenarnya. Kalau sekarang kan saya akan serahkan ke Bapak (Suahasil). Jadi saya hanya ngomong pendek saja. Terima kasih semua atas kerja sama selama satu tahun terakhir ini,” ujar Purbaya dalam sambutannya.
Baca juga: Berikut profil Suahasil Nazara, Menteri Keuangan pengganti Purbaya
Dalam kesempatan yang sama, Suahasil menyampaikan apresiasi kepada Purbaya atas kepimpinannya selama 12 bulan terakhir.
Suahasil menilai Purbaya telah melanjutkan warisan Kementerian Keuangan sebagai instansi pengelola keuangan negara dengan memperkuat kolaborasi lintas unit.
Menkeu Suahasil pun meminta dukungan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk melanjutkan pekerjaan Kemenkeu dengan terus meningkatkan kolaborasi.
Suahasil merupakan eks Wakil Menteri Keuangan yang diangkat menjadi bendahara negara oleh Presiden Prabowo Subianto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Sisa Jabatan 2024–2029, yang ditetapkan pada 14 September 2026.
Suahasil merupakan Menteri Keuangan ketiga di Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Keuangan sebelumnya, yaitu Purbaya dilantik pada 8 September 2025 untuk menggantikan Sri Mulyani.
Suahasil mulai menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 25 Oktober 2019 dalam Kabinet Indonesia Maju pimpinan Presiden Joko Widodo. Ia kemudian kembali dilantik pada posisi yang sama untuk Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto periode 2024-2029 pada 21 Oktober 2024.
Pewarta: Imamatul Silfia
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.