Bojonegoro (ANTARA) - PT Tirta Naga Mahadaya Sentosa (TNMS) memulai pembangunan kilang mini Liquefied Natural Gas (LNG) plant di Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk mendukung swasembada energi Indonesia.
General Manager PT TNMS Edi Muhammad Suheryadi di Bojonegoro, Rabu, mengatakan bahwa kilang mini LNG Plant yang dibangun di Desa Sudu ini merupakan proyek ketiga yang dibangun di Jawa Timur.
"Tujuan utama pembangunan kilang mini LNG di Bojonegoro ini untuk mendukung swasembada energi Indonesia," katanya.
Edi menjelaskan pembangunan proyek ini juga melibatkan kerja sama dengan Pertamina dan membutuhkan sejumlah perizinan seperti terkait sewa lahan maupun perizinan yang lainnya.
Ia menuturkan mini LNG plant tersebut menggunakan teknologi modern untuk mengolah gas alam menjadi LNG, kemudian produk LNG nantinya untuk memenuhi kebutuhan energi di sejumlah sektor, seperti industri, hotel dan kafe.
Saat ini, lanjut dia, telah dilaksanakan groundbreaking karena adanya dukungan dari masyarakat dan pemerintah. Semoga dukungan tersebut terus diberikan selama proses pembangunan kilang mini LNG, karena proyek ini memiliki tingkat sensitivitas dan kompleksitas teknologi yang membutuhkan dukungan serta koordinasi berbagai pihak.
"Proyek ini ditargetkan selesai dikerjakan dan mulai beroperasi pada Maret 2027," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Camat Gayam, Erna Zulaikah menyampaikan pembangunan LNG Plant dapat membantu mengurangi pengangguran melalui pembukaan lapangan kerja baru.
Dia mendorong PT TNMS untuk memperhatikan keterlibatan tenaga kerja lokal serta memperkuat koordinasi dengan masyarakat dan pihak terkait selama proses pembangunan berlangsung.
"Koordinasi dan transparansi itu sangat penting untuk menghindari kecemburuan sosial dan hal-hal yang tidak diinginkan bersama," katanya.
Pewarta: Muhammad Yazid
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.