PT Timah latih UMKM Bangka Barat olah ikan dan udang jadi produk bernilai tinggi - ANTARA News Bangka Belitung

August 2026 · 2 minute read

Pangkalpinang (ANTARA) - PT Timah (Persero) Tbk melatih pelaku UMKM di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengolah ikan nila dan udang rebon menjadi produk bernilai tinggi, guna meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah itu.

"Pelatihan ini untuk mengembangkan potensi lokal yang dapat diolah UMKM menjadi produk bernilai tambah," kata Departement Head Corporate Communication PT Timah (Persero) Tbk, Anggi Siahaan di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan pelatihan pengolahan ikan nila dan udang rebon di Kabupaten Bangka Barat ini, sebagai wadah bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang pengembangan produk olahan berbasis hasil perikanan lokal.

"Melalui pelatihan berbasis potensi lokal ini, PT Timah terus mendorong agar sumber daya yang tersedia di masyarakat tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan baku, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi," katanya.

Kepala Bidang Budidaya Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Dody Sihono mengapresiasi pelatihan yang digelar PT Timah Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya dalam mendukung sektor perikanan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami memandang ini sebagai suatu kolaborasi yang sangat baik. Bukan hanya bagaimana ikan diolah menjadi bahan makanan, tetapi bagaimana hasil perikanan ini dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, pelatihan pengolahan ikan nila dan udang ini sejalan dengan program Dinas Perikanan Bangka Barat, salah satunya Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang menyasar anak-anak usia PAUD dan TK serta keluarga berisiko stunting dengan memberikan makanan tambahan berbahan baku ikan.

“Kami juga memiliki program Gemar Makan Ikan dan ini selaras dengan program pemerintah daerah ini. Dalam program itu kami menyasar anak-anak PAUD dan TK serta keluarga berisiko stunting dengan memberikan makanan tambahan berbahan baku ikan,” katanya.

Ia menilai, inovasi dalam pengolahan hasil perikanan penting dilakukan agar produk yang dihasilkan semakin beragam, menarik, dan sesuai dengan selera masyarakat, khususnya anak-anak.

“Melalui pengolahan ini, dengan inovasi yang lebih terkini, bagaimana kita bisa memperkaya jenis makanan agar lebih menarik untuk anak-anak. Fokus kami saat ini bagaimana konsumsi ikan bisa meningkat, khususnya di kalangan anak-anak,” ujarnya.

Salah satu peserta pelatihan, Elda (69) menilai pelatihan tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan pengetahuan langsung dari narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya.

“Sangat senang diajak dalam kegiatan ini. Dengan kegiatan seperti ini kami bisa bergaul dengan sesama UMKM dan mendapatkan ilmu karena diberikan pengarahan dari para pakar dan PT Timah,” ungkapnya.

Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.