Karawang (ANTARA) - PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) membeberkan produksi mobil Toyota Veloz Hybrid (HEV) hingga akhir Agustus 2026 telah mencapai sebanyak 15.737 unit.
"Untuk Veloz HEV, dari awal produksi hingga akhir bulan Agustus, kami sudah memproduksi sebanyak 15,737 unit. Untuk proyeksi produksi Toyota Indonesia ke depan tentunya kami berharap bisa terus bertumbuh," kata Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya di Jakarta, Selasa.
Nyoman menyampaikan kapasitas produksi model itu di TMMIN tergantung pada permintaan konsumen.
"Kami selalu berusaha menyesuaikan kemampuan produksi dengan kebutuhan pelanggan," tambahnya.
Terkait dengan ekspor, Nyoman mengaku pihaknya belum ingin melakukan hal tersebut karena ingin fokus memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. Meski demikian, dia tidak menampik akan adanya kesempatan yang terbuka dalam melihat peluang ekspor, tentunya dengan mempertimbangkan kebutuhan, karakteristik, serta permintaan di masing-masing pasar.
Baca juga: Alasan Toyota andalkan manusia dibanding robot dalam produksi
Saat ini, produksi HEV battery pun masih difokuskan di Plant 2 TMMIN. Namun, ia menyebut guna memenuhi kebutuhan produksi, pihaknya akan melakukan peningkatan kapasitas, salah satunya melalui studi pengembangan HEV Battery Production Line di Plant 1.
Terkait model baru dari Toyota, Nyoman belum ingin membeberkan rencana perusahaan.
"Selama terdapat kebutuhan dan permintaan dari pelanggan, kami akan terus melihat peluang untuk memenuhi kebutuhan model baru. Kami akan terus menyesuaikan produk yang kami hadirkan dengan kebutuhan dan perkembangan pasar, ucap Nyoman.
Ia mengaku perusahaan ingin menyelesaikan permasalahan penjualan yang turun terlebih dahulu. Bagi TMMIN selain untuk pasar domestik, perusahaan berusaha mempertahankan kinerja ekspor.
Dengan kondisi pasar domestik saat ini tentunya memberikan dampak, terutama terhadap rantai pasok (supply chain).
Baca juga: Toyota: Elektrifikasi perkuat kapabilitas industri otomotif RI
"Perhatian kami bukan hanya pada kondisi di sisi manufaktur, tetapi juga pada keberlangsungan seluruh rantai pasok, termasuk para supplier. Prioritas kami adalah menjaga agar ekosistem otomotif tetap berjalan dengan baik serta keberlangsungan tenaga kerja di dalamnya tetap terjaga," katanya.
Dia menyebut model mobil yang banyak diekspor oleh pihak Toyota Indonesia sampai dengan bulan Agustus tahun ini, di antaranya Toyota Avanza/Veloz, Raize, Yaris Cross, Fortuner, dan Agya/Wigo, dengan jumlah terbanyak dibukukan oleh Toyota Avanza/Veloz.
Hal lain yang Nyoman sampaikan yakni terkait dengan target tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah sebesar 60 persen.
Menurutnya, TMMIN masih terus melakukan kajian terkait target tersebut, termasuk berdiskusi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan yang lain, serta melihat kesiapan dan berbagai aspek yang diperlukan untuk dapat memenuhinya.
Baca juga: Toyota uji coba Toyota bZ4X Touring di medan off-road
Baca juga: Toyota Indonesia masih rahasiakan harga untuk LC FJ
Baca juga: Uji ketangguhan Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir Yogyakarta
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
- Tags
- toyota
- tmmin
- veloz hybrid