Presiden cium bendera Merah Putih sebelum diserahkan ke pembawa baki - ANTARA News Jawa Timur

August 2026 · 2 minute read

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mencium bendera Merah Putih sebelum menyerahkan kepada anggota Paskibraka dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

Dalam pantauan daring dari Jakarta, Senin, Presiden Prabowo Subianto yang mengenakan baju beskap bernuansa biru mencium Merah Putih sebelum mengangkat dan menyerahkannya kepada pembawa baki dari Tim Paskibraka "Indonesia Berdaulat" yang bertugas untuk upacara tahun ini.

Celina Olivia Apriani Theo perwakilan Provinsi Kalimantan Barat yang terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih kemudian menerima bendera pusaka itu dan turun perlahan untuk pengibaran bendera.

Proses pengibaran itu dilakukan setelah sebelumnya Presiden Prabowo membacakan teks Proklamasi. Dilanjutkan dalam prosesi mengheningkan cipta di mana Presiden juga mengajak para hadirin untuk ikut mendoakan para korban bencana termasuk masyarakat yang terdampak di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara Timur dan wilayah lainnya.

Untuk tim Paskibraka sendiri, Komandan Kelompok 8 dipercayakan kepada Achmad Fachri Mubarok dari Provinsi Jambi, yang kini menempuh pendidikan di SMKN 1 Kota Jambi. Adapun tugas sebagai pengerek bendera diamanahkan kepada I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti, Paskibraka perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan yang menempuh pendidikan di SMAN 7 Banjarmasin. Dalam tim itu juga terdapat M. Aryo Wira Zandhyka Y dari Provinsi Bengkulu yang merupakan pelajar SMAN 7 Kota Bengkulu sebagai pembentang bendera.

Sekretariat Presiden dalam siaran resminya pada hari ini menjelaskan seluruh anggota yang terpilih siap mengemban amanah dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka.

Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada 2026 memiliki tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur."

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.