Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyatakan realisasi investasi Indonesia pada 2025 mencapai Rp1.931 triliun dan menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap menunjukkan pertumbuhan di tengah konflik geopolitik serta perang dagang.
"Alhamdulillah, karena kerja keras kita, karena kepercayaan rakyat kepada pemerintah, di tengah ketidakpastian global, investasi tetap tumbuh. Sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai Rp1.931 triliun dan telah menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja," ujar Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat.
Ia juga menyampaikan realisasi investasi Indonesia hingga semester pertama 2026 telah mencapai Rp1.010 triliun dengan penciptaan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja.
Pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun 2026 tumbuh 5,61 persen, dan pada semester pertama tahun 2026 tumbuh 5,45 persen.
"Ini adalah pertumbuhan kuartal pertama dan pertumbuhan semester pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir ini," kata Presiden.
Prabowo optimistis dengan kebijakan yang tepat dan rasional maka pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun bisa mencapai angka 6 persen.
"Dengan kebijakan-kebijakan yang tepat, yang rasional, yang menggunakan akal sehat, saya yakin pertumbuhan ekonomi kita di akhir tahun ini bisa mencapai angka 6 persen," katanya.
Pada Jumat ini, MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang salah satunya Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain pidato, pemerintah juga akan menayangkan video capaian kinerja pemerintah.
Sidang tahunan ini merupakan agenda kenegaraan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.