Prabowo: Gubernur hingga kapolsek cek kebersihan lingkungan tiap hari
Kamis, 30 Juli 2026 20:02 WIB
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato pada Akad Akad Massal 62 ribu unit KPR Rumah Subsidi di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Fathur Rochman
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto meminta gubernur, bupati, wali kota hingga jajaran aparat keamanan, termasuk kepala kepolisian sektor atau kapolsek, memeriksa kebersihan sungai dan lingkungan setiap hari sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Presiden mengatakan para gubernur, bupati, wali kota, pangdam, kapolda, danrem, dandim, kapolres, hingga kapolsek perlu rutin mengecek kondisi sungai dan lingkungan di wilayah masing-masing.
Menurut Presiden, pemimpin yang baik harus hadir langsung di lapangan.
"Mereka yang harus tiap hari mengecek, mengecek sungai, mengecek kali, itu baru kau pemimpin yang hebat. Anda punya sarana, saya tidak minta lima jam Anda ke situ. Minimal tiap hari you periksa, satu jam sehari you keliling. Jadi, pemimpin di depan, pemimpin bersama rakyat," kata Prabowo pada acara Akad Massal KPR Sejahtera Melalui Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Batang, Jawa Tengah, Kamis.
Selain memastikan kebersihan, Prabowo juga meminta mereka menegur warga maupun pelaku usaha yang tidak menjaga kebersihan di sekitar rumah dan tempat usahanya.
Apabila teguran berulang tidak diindahkan, Presiden meminta pihak berwenang mengambil langkah lanjutan.
"Berkali-kali ditegur tidak mau ya sudah, panggil tim gabungan, tim gabungan Kejaksaan sama Polri gabung," kata Prabowo seraya berkelakar.
Prabowo juga meminta pegawai BUMN dan aparatur sipil negara (ASN) turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan setiap hari.
Menurut Presiden, kebersihan merupakan kehormatan bangsa sehingga tidak boleh ada kota di Indonesia yang dikenal karena kotor.
Kepala Negara menegaskan persoalan kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat
Presiden juga mengungkapkan pemerintah akan menggelar rapat khusus bersama para gubernur hingga bupati di Jakarta untuk membahas program Indonesia ASRI.
Menurut Prabowo, di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, Indonesia harus mengamankan sektor pangan, energi, dan sektor strategis lainnya.
Namun, pada saat yang sama, upaya menjaga lingkungan hidup dan mengantisipasi dampak perubahan iklim serta pemanasan global juga harus menjadi perhatian.
"Artinya, sebagai manusia kita harus mengambil inisiatif untuk menjaga lingkungan," ujar Prabowo.
Presiden menargetkan persoalan sampah di Indonesia dapat diselesaikan pada akhir tahun 2027 sehingga tidak ada lagi gunungan sampah di berbagai daerah.
Selain itu, lingkungan yang bersih dan tertata dinilai penting untuk mendukung sektor pariwisata yang mampu menciptakan banyak lapangan kerja.
"Wisatawan tidak akan mau datang ke kota yang kotor. Mereka tidak akan datang ke pantai yang penuh plastik dan sampah, atau ke sungai dan kali yang dipenuhi sampah. Selain tidak sehat, kondisi itu juga tidak baik bagi harga diri bangsa," kata Prabowo.
Pewarta : Fathur Rochman
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026