Politik, dari pelantikan Wantimpres hingga Menteri HAM soal reshuffle

October 2026 · 2 minute read

Jakarta (ANTARA) - Beberapa peristiwa yang berkaitan dengan isu politik terjadi sepanjang Jumat (2/10). Dari mulai pelantikan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) hingga reshuffle Menteri HAM.

Berikut ragam berita politik pilihan ANTARA.

1. Ini daftar lengkap 26 anggota Wantimpres pilihan Presiden Prabowo

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto melantik sebanyak 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat sore.

Deretan nama yang dipilih langsung oleh Presiden Prabowo sebagai penasihatnya itu berasal dari berbagai latar keahlian, profesi, afiliasi politik serta organisasi keagamaan dan kebudayaan.

Baca di sini

2. Sinta Nuriyah hingga Rocky Gerung dilantik jadi anggota Wantimpres

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto melantik Sinta Nuriyah, M. Quraish Shihab, hingga Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari pengangkatan 26 anggota Wantimpres berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 107/P tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden

Baca di sini

3. Rocky Gerung: Wantimpres bertugas kritis terhadap kebijakan

Jakarta (ANTARA) - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung menegaskan bahwa tugas Wantimpres adalah bersikap kritis dalam memberikan pertimbangan kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Kalau mengkritik, dewan ini justru fungsinya kritis, bukan kritik ya, beda tuh. Kritis terhadap kebijakan,” kata Rocky usai pelantikan Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, Jumat.

Baca di sini

4. Prabowo lantik Syahganda Nainggolan jadi Kepala Bakom

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI dan Fadli Tri Hartono sebagai Wakil Kepala Bakom RI di Istana Negara Jakarta, Jumat.

Baca di sini

5. Menteri HAM soal reshuffle: Mimpi saya cuma jadi aktivis

Denpasar (ANTARA) - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai menanggapi dinamika perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih dengan mengaku tidak pernah bercita-cita menduduki jabatan tinggi di pemerintahan yang sejak awal hanya bermimpi menjadi aktivis memperjuangkan keadilan.

“Saya tuh tulus. Saya, mimpi saya cuma aktivis kok, enggak pernah mimpi lebih tinggi. Tiba-tiba jadi pimpinan Komnas HAM, tiba-tiba jadi Menteri HAM,” kata Pigai saat menghadiri Bali-Timor Leste Business Forum di Denpasar, Bali, Jumat/

Baca di sini

Pewarta: Walda Marison
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.