Toco Academy bekali UMKM hadapi persaingan perdagangan daring - ANTARA News Megapolitan

September 2026 · 2 minute read

Kota Bogor (ANTARA) - Marketplace Toco membekali pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan kemampuan mengelola penjualan secara mandiri untuk menghadapi persaingan perdagangan daring yang semakin berkembang.

Pendiri Toco Arnold Egg di sela Toco Academy Volume 4 yang berlangsung di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu, mengatakan kemampuan berjualan secara mandiri diperlukan agar pelaku UMKM tidak hanya bergantung pada marketplace dalam menjangkau konsumen.

"Kita sadar kita harus edukasi merchant bagaimana jualan online seharusnya dan bagaimana membangun hubungan dengan customer kita sendiri," kata Arnold.

Menurut dia, pelaku UMKM perlu memahami berbagai aspek dasar perdagangan daring, mulai dari menentukan harga, membuat foto produk, melayani percakapan dengan calon pembeli hingga memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produknya.

Kemampuan tersebut, kata Arnold, juga dibutuhkan agar pelaku usaha dapat membangun hubungan dengan pelanggan sehingga terjadi pembelian berulang dan usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

Ia menilai salah satu tantangan pelaku UMKM saat berjualan melalui marketplace adalah menjaga margin usaha di tengah berbagai biaya yang harus ditanggung.

Karena itu, Toco Academy memberikan pelatihan kepada para penjual melalui satu kali pertemuan tatap muka dan empat sesi daring dengan materi yang diberikan secara bertahap hingga toko siap berjualan.

Marketplace Expert Jonathan Kho mengatakan perdagangan secara elektronik kini semakin sulit dipisahkan dari aktivitas masyarakat sehingga pelaku UMKM perlu beradaptasi dengan perubahan pola belanja konsumen.

Menurut dia, tantangan UMKM semakin besar karena kenaikan harga bahan baku dan biaya operasional berpengaruh terhadap margin usaha.

"Tahun ini tahun yang berat. Dari banyak faktor, kita melihat dari sisi UMKM sedang banyak rintangan. Kenaikan harga bahan baku dan biaya operasional membuat margin seller UMKM makin tipis," kata Jonathan.

Ia menilai penggunaan platform perdagangan daring tetap memiliki peluang besar bagi UMKM karena masyarakat semakin terbiasa mendapatkan barang tanpa harus mendatangi toko secara langsung.

Sementara itu, Marketing Manager J&T Express Bogor Deli Agung mengatakan perusahaan logistik tersebut mendukung pengembangan ekosistem perdagangan daring, termasuk melalui kolaborasi dalam kegiatan edukasi bagi penjual.

Toco Academy Volume 4 yang diselenggarakan Toco bersama J&T Express di Bogor itu diikuti puluhan penjual dengan kegiatan berupa pelatihan dan diskusi mengenai pengelolaan toko, pemasaran, hubungan dengan pelanggan, hingga aspek logistik.

Program tersebut juga dilanjutkan dengan pendampingan secara daring bagi peserta untuk membantu mereka menerapkan materi pelatihan dalam pengelolaan toko masing-masing.

Pewarta: Antara
Uploader : M Fikri Setiawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.