Poliban kirim 28 atlet mengikuti PORSENI Politeknik se-Indonesia 2026 - ANTARA News Kalimantan Selatan

July 2026 · 2 minute read

Banjarmasin (ANTARA) - Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) Kalimantan Selatan mengirim sebanyak 28 atlet untuk mengikuti Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) XV Politeknik se-Indonesia 2026 di Politeknik Negeri Medan, Sumatera Utara.

Direktur Poliban Kalsel Joni Riadi di Banjarmasin, Jumat, mengungkapkan, kontingen PORSENI Poliban telah diberangkatkan ke Medan untuk mengikuti ajang bergengsi setiap dua tahun sekali tersebut. PORSENI XV berlangsung dari 24 Juli hingga 1 Agustus 2026.

Dijelaskan dia, Poliban memang mengirim jumlah kontingen yang terbatas pada PORSENI kali ini, meski demikian optimis bisa meraih prestasi tinggi, setidaknya tetap berada 10 besar peraih medali terbanyak.

Pada PORSENI XIV Politeknik se-Indonesia tahun 2024 di Politeknik Negeri Malang, Poliban berhasil berada diperingkat ke-8 peraih medali terbanyak, yakni  7 emas, 3 perak dan 6 perunggu.

Pada gelar PORSENI XV Politeknik se-Indonesia di Politeknik Negeri Medan ini, akan mempertandingkan sebanyak 17 cabang olahraga dan 8 cabang seni.

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Poliban H.Syafwansyah menambahkan, para atlet yang diturunkan sudah dipersiapkan jauh hari sebelumnya, hingga optimis bisa menghasilkan prestasi yang maksimal.

"Ada sembilan cabang olahraga dan 26 nomor pertandingan yang diikuti para atlet kita," ujarnya.

Sementara itu, Menejer Kontingan Poliban Teguh Nuryadin (Bang Uno) mengungkapkan, sembilan cabang olahraga yang diikuti Poliban pada PORSENI Politeknik se-Indonesia tahun 2026 adalah bola basket putera, bola basket puteri, taekwondo, pencak silat, sorinji kempo, panjat tebing, catur, tenis meja dan bulu tangkis.

"Nomor-nomor tanding unggulan kita seperti basket 3x3 putera dan puteri, taekwondo, tenis meja, panjat tebing, kempo dan nomor tanding lainnya sehingga sangat memungkinkan untuk meraih medali," ujarnya.

Pewarta: Sukarli
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.