PLN dan Pemkot Bontang Perkuat Sinergi, GI 150 kV Bontang Lestari Segera Beroperasi

September 2026 · 4 minute read

PLN dan Pemkot Bontang Perkuat Sinergi, GI 150 kV Bontang Lestari Segera Beroperasi

Selasa, 8 September 2026 11:31 WIB

Image Print

Wali Kota Bontang bersama jajaran Pemerintah Kota Bontang mengikuti audiensi dan pemaparan progres pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Bontang Lestari beserta Incomer 2 Phi SUTT 150 kV Bontang Lestari–PLTU Kaltim 2 (FTP 2 Bontang) di Kantor Wali Kota Bontang, Selasa (1/9/2026). (ANTARA/HO-PLN)

Bontang (ANTARA) - PT PLN (Persero) terus mendorong penyelesaian pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Bontang Lestari beserta Incomer 2 Phi SUTT 150 kV Bontang Lestari–PLTU Kaltim 2 (FTP 2 Bontang).

Memasuki tahapan akhir pembangunan, PLN saat ini melakukan pengujian commissioning fungsi dan sistem sebagai bagian dari persiapan sebelum infrastruktur tersebut dioperasikan.

Koordinasi ini diharapkan dapat mendukung kelancaran pembangunan yang dilakukan PLN, melalui audiensi dan pemaparan progres bersama Pemerintah Kota Bontang di Ruang Rapat Utama Kantor Wali Kota Bontang, Selasa (1/9).

Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Bontang beserta jajaran pemerintah daerah dan sejumlah kepala dinas terkait, serta jajaran PLN Unit Pelaksana Pembangunan Kalimantan Bagian Timur 3 (PLN UPP KLT 3) dan PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT).

Wali Kota Bontang, Dr. Neni Moerniaeni, S.E., M.M., menyampaikan dukungan Pemerintah Kota Bontang terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tersebut.

Menurutnya, kehadiran GI Bontang Lestari diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung perkembangan kawasan industri di Kota Bontang.

“Pemerintah Kota Bontang sangat mendukung pembangunan Gardu Induk 150 kV Bontang Lestari ini. Kami berharap seluruh prosesnya dapat berjalan lancar hingga selesai dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pengembangan kawasan industri di Kota Bontang,” ujar Neni.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara PLN dengan pemerintah daerah selama proses pembangunan berlangsung.

“Kami berharap koordinasi dan sosialisasi terus dilakukan, sehingga apabila terdapat hal-hal yang perlu ditindaklanjuti di lapangan dapat segera dikoordinasikan. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa bersama-sama menjaga agar pembangunan ini berjalan sesuai ketentuan,” lanjutnya.

Manager PLN UPP KLT 3, Junaedi, menjelaskan bahwa pembangunan GI Bontang Lestari telah memasuki tahapan akhir dan saat ini berfokus pada kesiapan sistem sebelum dioperasikan.

“Pembangunan GI Bontang Lestari saat ini telah memasuki tahapan akhir. Kami terus menyelesaikan pekerjaan yang diperlukan sekaligus memastikan kesiapan sistem melalui proses pengujian dan commissioning. Untuk proses pengujian menuju energize, kami rencanakan pada Oktober 2026,” ujar Junaedi.

Junaedi menambahkan, seluruh tower pada jaringan transmisi terkait telah selesai dibangun. PLN juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar penyelesaian pembangunan instalasi ketenagalistrikan dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai yang telah direncanakan.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk menyelesaikan setiap tahapan yang masih berjalan. Harapannya, seluruh proses dapat berlangsung lancar sehingga target pengoperasian GI Bontang Lestari pada akhir tahun 2026 dapat tercapai,” tambah Junaedi.

Senior Manager Operasi Konstruksi 2 PLN UIP KLT, Wahyu Kurniawan, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Bontang dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tersebut.

“Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Bontang yang bersama-sama dengan PLN menjaga agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan dan target yang telah ditetapkan,” ungkap Wahyu.

Wahyu menambahkan, PLN berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dengan seluruh stakeholder dalam menyelesaikan setiap tahapan pembangunan.

“Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berjalan dengan baik hingga seluruh proses pembangunan selesai. Dengan dukungan dan koordinasi yang kuat, kami optimistis infrastruktur ini dapat segera dioperasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Bontang,” tambahnya.

GI 150 kV Bontang Lestari memiliki kapasitas awal sebesar 60 MVA yang diperuntukkan untuk mendukung kebutuhan pasokan tenaga listrik bagi masyarakat dan sektor industri, khususnya di wilayah Bontang Selatan dan Kelurahan Bontang Lestari.

Dengan kapasitas eksisting di wilayah Teluk Pandan sekitar 90 MVA, kehadiran GI Bontang Lestari akan menambah kapasitas pasokan menjadi sekitar 150 MVA.

Tambahan kapasitas tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan Kota Bontang, meningkatkan keandalan dan kontinuitas pasokan listrik, sekaligus mendukung pengembangan kawasan industri dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), pembangunan GI 150 kV Bontang Lestari dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan dan regulasi yang berlaku.

PLN bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait terus memastikan berbagai aspek pendukung pembangunan dapat diselesaikan.

Melalui sinergi antara PLN dan Pemerintah Kota Bontang, pembangunan GI 150 kV Bontang Lestari diharapkan dapat diselesaikan sesuai target dan segera memperkuat infrastruktur kelistrikan Kota Bontang, sekaligus mendukung kebutuhan listrik masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca juga: Hadapi Serangan Jantung, PLN UPP KLT 1 Uji Kesigapan Tim Tanggap Darurat
Baca juga: PLN UIP KLT Bersama YBM dan PIKK Berbagi Kebahagiaan untuk Anak Dhuafa

Pewarta : Redaksi
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.