PLN Batam lakukan pemeliharaan preventif untuk jaga keandalan listrik
Senin, 13 Juli 2026 16:08 WIB
Pemeliharaan jaringan listrik oleh seorang petugas PLN Batam, Kepri. (ANTARA/HO-PLN Batam)
Batam (ANTARA) - PT PLN Batam, Kepulauan Riau (Kepri) terus melakukan pemeliharaan preventif jaringan listrik guna menjaga keandalan pasokan listrik, sekaligus mencegah terjadinya gangguan yang berpotensi menyebabkan pemadaman dalam waktu lebih lama.
Asisten Manager Komunikasi PLN Batam Furqon mengatakan pemeliharaan terencana tersebut rutin diinformasikan kepada masyarakat melalui media sosial dan situs resmi PLN Batam sebelum pekerjaan dilaksanakan.
"Pemeliharaan preventif ini kami lakukan untuk melakukan pemeliharaan jaringan sekaligus mencegah terjadinya gangguan yang lebih lama. Kami berikan informasi pemadaman di media sosial," kata Furqon saat dihubungi di Batam, Senin.
Ia menjelaskan salah satu pekerjaan yang rutin dilakukan adalah pemangkasan pohon di sekitar jaringan listrik.
Sebagai contoh, PLN Batam menjadwalkan pemadaman pada hari ini pukul 14.00 hingga 15.00 WIB di wilayah Griya Permai, PGRI, Saguba, dan sebagian Sei Lekop untuk mendukung pekerjaan pemangkasan pohon.
Furqon mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menghindari gangguan yang lebih besar apabila dahan atau pohon tumbang akibat angin dan mengenai jaringan listrik.
"Kalau pohon terkena angin lalu dahannya patah dan mengenai kabel listrik, proses perbaikannya bisa memakan waktu enam sampai 12 jam. Karena itu pemangkasan dilakukan sebagai langkah pencegahan," ujarnya.
Selain pemangkasan pohon, pemeliharaan preventif juga mencakup pemeriksaan gardu dan trafo yang berpotensi mengalami kerusakan akibat usia maupun cuaca.
Menurut Furqon, pemadaman listrik yang terjadi di luar jadwal umumnya disebabkan gangguan yang tidak dapat diprediksi, seperti cuaca ekstrem atau kerusakan mendadak pada jaringan.
"Kalau gangguannya kecil biasanya bisa dilakukan backup dari jaringan atau gardu lain. Tetapi kalau gangguannya cukup besar, pemadaman bisa berlangsung lebih lama. Hal-hal seperti ini yang kami cegah melalui pencegahan prefentiv," katanya.
Ia menambahkan pekerjaan pemeliharaan terencana selalu dilakukan pada siang hari dengan mempertimbangkan aspek keselamatan kerja.
"Kalau terjadi pemadaman pada malam hari, hampir dipastikan itu merupakan gangguan, bukan pemeliharaan terencana," katanya menegaskan.
Untuk gangguan yang bersifat force majeure, PLN Batam akan menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui media sosial, termasuk wilayah terdampak, waktu terjadinya gangguan, penyebab, serta estimasi pemulihan apabila informasi tersebut telah diperoleh dari petugas di lapangan.
“Baik untuk pemeliharaan terencana, maupun untuk gangguan yang force majeure akan kami sebarluaskan informasi di medsos. Namun untuk terencana biasanya kami lakukan di pagi hari pelaksanaan, agar masyarakat tau informasinya dan ingat akan informasi tersebut, daripada hari-hari sebelumnya sudah di publish,” katanya.
Furqon juga mengajak masyarakat turut berperan menjaga keandalan jaringan listrik dengan melaporkan apabila menemukan pohon yang berpotensi mengenai kabel listrik atau kondisi gardu yang memerlukan perhatian.
"Laporan dapat disampaikan melalui Contact Center PLN Batam di nomor (0778) 5702123 atau melalui pesan langsung di Instagram resmi PLN Batam. Seluruh laporan akan kami tindak lanjuti," katanya.
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.