PKB Sedang Bangun Political Ownership Prabowonomics untuk Hadapi Pilpres 2029

July 2026 ยท 2 minute read

AKURAT.CO Pengusungan tema Prabowonomics dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dinilai bukan sekadar bentuk dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Langkah tersebut juga dipandang sebagai strategi politik PKB untuk memperkuat kedekatan dengan pemerintah sekaligus meningkatkan posisi tawar menghadapi Pilpres 2029.

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai PKB tengah berupaya membangun political ownership atas gagasan Prabowonomics.

"PKB sedang melakukan apa yang saya sebut sebagai perebutan political ownership atas Prabowonomics. Ini bukan sekadar mendukung Presiden Prabowo, tetapi berusaha menjadi partai yang paling melekat dengan keberhasilan pemerintahannya. Siapa yang berhasil menguasai narasi itu, dialah yang memiliki peluang terbesar menjadi pewaris politik Prabowo pada 2029," kata Arifki dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

Menurut Arifki, peringatan Harlah PKB tidak hanya dimaknai sebagai seremoni politik, tetapi juga sebagai sinyal awal konsolidasi menuju Pilpres 2029.

Melalui momentum tersebut, PKB dinilai ingin menunjukkan dukungan sekaligus memperkuat posisi tawarnya di hadapan Presiden Prabowo.

"Kalau diperhatikan, yang sedang berlangsung sekarang bukan kompetisi antara koalisi pemerintah dan oposisi. Yang mulai terbentuk justru kompetisi di dalam tubuh koalisi sendiri. Semua tokoh mulai membangun posisi tawarnya di hadapan Presiden Prabowo, dan PKB menjadi salah satu yang bergerak paling awal," ujarnya.

Ia menilai strategi tersebut juga menjadi investasi politik jangka panjang Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjelang Pilpres 2029.

"Ini bukan soal deklarasi dukungan, melainkan investasi politik. PKB ingin menciptakan persepsi bahwa ketika Prabowo sukses, ada PKB yang ikut menjaga, mengawal, bahkan menjual gagasan Prabowonomics kepada publik. Persepsi seperti ini penting untuk meningkatkan posisi tawar Cak Imin dalam bursa calon wakil presiden," jelasnya.

Baca Juga: Prabowo Terharu Ijtima Ulama PKB Dukung Arah Baru Ekonomi untuk Kesejahteraan Rakyat

Arifki menambahkan, langkah PKB menjadi sinyal bagi partai-partai lain di Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus bahwa persaingan menuju Pilpres 2029 mulai menghangat.

Menurutnya, setiap partai kini berupaya menunjukkan kontribusi politik terhadap keberhasilan pemerintahan Prabowo.

"Yang diperebutkan sekarang bukan sekadar kursi calon wakil presiden. Yang sedang diperebutkan adalah siapa yang paling berhak mengklaim keberhasilan pemerintahan Prabowo selain Gerindra," tegasnya.

"PKB tampaknya ingin menjadi partai pertama yang mengamankan posisi itu. Ini tentu menjadi kode keras bagi Golkar, PAN, Demokrat, hingga PSI bahwa persaingan menuju 2029 sudah dimulai," pungkasnya.