Pertamina tanam 1.000 mangrove untuk lindungi pesisir Gresik - ANTARA News Jawa Timur

September 2026 · 2 minute read

Gresik, Jawa Timur (ANTARA) -

PT Pertamina Patra Niaga melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas nelayan.

“Penanaman mangrove ini bukan sekadar menambah jumlah pohon, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga ekosistem pesisir agar tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi di Gresik, Selasa.

Ahad mengatakan penanaman dan pemantauan mangrove perlu dilakukan secara berkelanjutan agar manfaat ekologisnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Upaya konservasi tersebut diharapkan dapat menjaga fungsi ekologis pesisir Ujungpangkah sekaligus mendukung keberlangsungan kehidupan masyarakat yang bergantung pada sumber daya laut dan pesisir.

Secara ekologis, mangrove berperan menahan abrasi, menyerap dan menyimpan karbon, mengurangi intrusi air laut, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna. Ekosistem tersebut juga memiliki nilai ekonomi dan sosial karena mendukung keberlangsungan sumber daya pesisir yang dimanfaatkan masyarakat.

Operation Head Pertamina Patra Niaga Bitumen Plant Gresik Indra Gunawan menuturkan penanaman ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir yang telah dilakukan sejak 2022.

Selain menambah vegetasi, kegiatan kali ini juga disertai pemantauan terhadap mangrove yang telah ditanam pada tahun-tahun sebelumnya untuk melihat pertumbuhan dan keberlanjutannya.

Bahkan, lanjut dia, mangrove yang kami tanam pada tahun-tahun sebelumnya mayoritas tumbuh dengan baik.

“Kami berharap mangrove yang ditanam hari ini dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun para nelayan di Desa Pangkah Wetan,” kata Indra.

Terlebih, lanjut dia, keberadaan mangrove penting bagi masyarakat pesisir karena berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi sekaligus menjadi habitat berbagai biota yang mendukung sumber daya perairan.

Penanaman melibatkan pemerintah Desa Pangkah Wetan, kelompok nelayan, serta sejumlah pihak terkait. Keterlibatan masyarakat dinilai penting agar pemeliharaan mangrove tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi berlanjut hingga tanaman tumbuh dan memberikan manfaat bagi kawasan pesisir.

Ketua Kelompok Himpunan Nelayan Desa Pangkah Wetan Samaun mengatakan keberadaan mangrove memberikan manfaat bagi masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian dari wilayah perairan sekitar.

“Terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Bitumen Plant Gresik yang telah melakukan penanaman mangrove sejak 2022 di lokasi kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para nelayan di sini,” katanya.

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.