Pertamina Patra Niaga perkuat operasional terminal BBM di Aceh

July 2026 · 2 minute read

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat operasional terminal bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Aceh sebagai bagian dari upaya mempercepat normalisasi distribusi energi di provinsi paling barat tersebut.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw, dalam keterangannya yang diperoleh di Jakarta, Minggu, mengatakan berbagai langkah optimalisasi dilakukan di Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe dan Fuel Terminal (FT) Krueng Raya, Aceh, guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Ia mengatakan penguatan operasional terminal menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan keandalan distribusi BBM di Aceh, terutama di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.

"Kami terus mengoptimalkan operasional terminal sebagai tulang punggung distribusi BBM di Aceh. Berbagai langkah percepatan dilakukan agar proses penyaluran semakin efektif, sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan kondisi distribusi di lapangan terus menunjukkan perbaikan," ujar Fahrougi.

Baca juga: Menteri Bahlil sebut 57 persen SPBU sudah salurkan B50

Sebagai bagian dari optimalisasi tersebut, lanjutnya, Integrated Terminal Lhokseumawe dan Fuel Terminal Krueng Raya meningkatkan jam operasional penyaluran BBM dari rata-rata 8 jam menjadi 14 jam per hari, termasuk penambahan operasional pada hari Minggu.

Selain itu, Pertamina juga meningkatkan frekuensi pengiriman mobil tangki hingga sekitar 65 persen untuk mempercepat penyaluran BBM ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan lembaga penyalur lainnya di berbagai wilayah Aceh.

Upaya lainnya dilakukan melalui penyesuaian pola distribusi agar pasokan BBM dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan secara lebih cepat.

Sejak 12 Juli 2026, Integrated Terminal Lhokseumawe turut memasok kebutuhan BBM ke wilayah Langsa dan Aceh Timur dengan rata-rata volume pengiriman mencapai 48.000 liter per hari.

Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.