Jambi (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memperkuat layanan sektor energi melalui pelayanan Avtur perdana sekaligus pembukaan market trial di Bandar Udara Muara Bungo, Kabupaten Bungo, Jambi, Rabu.
Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan frekuensi penerbangan di Bandara Muara Bungo sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bungo dan wilayah sekitarnya.
Direktur Pemasaran Korporat PT Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso mengatakan hadirnya layanan Avtur diharapkan memberikan dampak terhadap aktivitas penerbangan sekaligus perekonomian masyarakat.
"Pertamina Patra Niaga menyatakan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bungo dan sekitarnya," kata Alimuddin.
Ia berharap dalam satu hingga dua bulan ke depan jumlah penerbangan di Bandara Muara Bungo dapat meningkat, tidak hanya dari maskapai Batik Air tetapi juga maskapai lainnya.
"Harapannya dalam satu atau dua bulan ke depan jumlah penerbangan di Bandar Udara Muaro Bungo sudah naik. Bukan hanya maskapai Batik Air, tapi maskapai lainnya juga," ujarnya.
Pelaksanaan market trial dilakukan melalui pendistribusian Avtur menggunakan mobil tangki Pertamina berkapasitas 16.000 liter yang ditempatkan di area bandara sebagai buffer stock. Pasokan Avtur tersebut dikirim dari Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Palembang.
Sementara itu Kepala Kantor UPBU Kelas III Muara Bungo Sony Aditya Prarama menyampaikan apresiasi atas hadirnya layanan Avtur di Bandara Muara Bungo.
"Terima kasih kepada Syarif Fasha dan jajaran Pertamina Patra Niaga. Diharapkan dengan adanya pelayanan ini dapat meningkatkan frekuensi penerbangan di Bandar Udara Bungo dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Sony.
Sedangkan Anggota Komisi XII DPR RI Syarif Fasha menargetkan frekuensi penerbangan di Bandara Muara Bungo dapat mencapai tiga kali dalam sehari.
"Harapannya minimal tiga kali sehari, maka Pertamina Patra Niaga akan membangun storage di Bandar Udara Muaro Bungo," kata Fasha.
Menurut dia, Bandara Muara Bungo sangat potensial karena berada di kawasan yang diapit delapan kabupaten.
"Kalau penerbangan sudah maksimal berjalan, saya yakin perkembangan Bungo akan semakin pesat terjadi," kata Fasha.
Kegiatan dihadiri Anggota Komisi XII DPR RI Syarif Fasha, Direktur Pemasaran Korporat PT Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso, Vice President Aviation Fuel Business PT Pertamina Patra Niaga Yosep Iswadi.
Bupati Bungo Dedy Putra, Kepala Kantor UPBU Kelas III Muara Bungo Sony Aditya Prarama, serta Asisten I Setda Provinsi Jambi Arief Munandar.
Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.