Jakarta, VIVA – Jaringan pemasaran kreatif independen, Feel Good Network, menunjuk Innercircle dan Bricks sebagai agensi kreatif guna menghubungkan pemikiran brand, kreativitas digital-first, konten, media, dan data, menjadi satu sistem yang terintegrasi.
Baca Juga
Chief Executive Officer (CEO) Feel Good Network, Wisnu Satya Putra menjelaskan, langkah ini mencerminkan kebutuhan yang terus tumbuh di kalangan brand modern, akan mitra agensi yang mampu melampaui eksekusi kampanye yang berdiri sendiri-sendiri.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Bagi Feel Good Network, penunjukan ini merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk membangun model agensi yang lebih terhubung," kata Wisnu dalam keterangannya, Senin, 27 Juli 2026.
Baca Juga
Feel Good Network
Photo :
- [Istimewa]
Innercircle dan BRICKS akan bekerja bersama unit-unit spesialis jaringan lainnya di bidang kreatif lintas negara, budaya sosial, ekosistem kreator, produksi konten, media, dan data. Hal itu memungkinkan klien mengakses kedalaman spesialis tanpa kehilangan koherensi strategis.
Baca Juga
Dia mengatakan, kedua agensi ini telah berkolaborasi langsung, termasuk dalam keterlibatan strategi dan data bersama dengan Tokopedia dan TikTok Shop dalam agenda 2026 jaringan.
"Kami melihat pertumbuhan sebagai sesuatu yang harus dirancang, bukan sekadar dikejar. Ini membutuhkan fondasi brand yang kuat, arah strategis yang jelas, dan kemampuan menerjemahkan ide menjadi momentum yang terukur di seluruh funnel," kata Wisnu.
"Dan Innercircle serta BRICKS menyatukan kapabilitas tersebut, dengan membantu jaringan menciptakan pertumbuhan yang bukan hanya lebih cepat, tetapi juga lebih terarah, lebih terhubung, dan lebih berkelanjutan bagi klien kami," ujarnya.
Penunjukan ini menyusul ekspansi regional Feel Good Network baru-baru ini ke Malaysia, melalui peluncuran Tales Asia sebagai agensi kreatifnya yang berbasis di Kuala Lumpur dan dipimpin oleh Lila Talitha.
Langkah-langkah ini mencerminkan ambisi jaringan untuk membangun ekosistem kreatif Asia Tenggara, yang berperan baik sebagai jembatan budaya lintas pasar maupun mitra pertumbuhan bagi brand modern. Utamanya dengan memadukan relevansi regional, kelincahan independen, standar setara multinasional, dan kedalaman spesialisasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Co-Founder dan Business Director Innercircle, Morica Lim memastikan, pihaknya kerap menangani akun global dan memahami standar yang baik ketika ekspektasinya tinggi.
Menurutnya, yang dibutuhkan pasar saat ini adalah standar yang sama, namun dihadirkan dengan insting lokal dan kecepatan mengikuti budaya.
Halaman Selanjutnya
"Kami sengaja menjaga tim tetap ramping, karena kami bakal memberikan orang-orang terbaik kami untuk setiap klien, bukan sekadar yang tersedia," ujarnya.