Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang Usaha Mikro sekaligus Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Riza Damanik mengatakan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Jawa Timur tertinggi secara nasional yakni mencapai Rp27 triliun.
"Jawa Timur merupakan terbesar penyaluran KUR-nya mencapai Rp27 triliun pada semester I tahun 2026 dengan jumlah penerima sebanyak 474.437 debitur UMKM," katanya saat membuka Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di Kabupaten Jember, Jatim, Selasa.
Menurutnya, penyaluran KUR secara nasional pada semester I tahun 2026 mencapai Rp164,5 triliun dengan jumlah penerima sebanyak 2,6 juta lebih debitur UMKM.
"Target penyaluran KUR pada tahun 2026 sebesar Rp290 triliun, sehingga kami optimis target tersebut bisa tercapai hingga akhir Desember 2026 nanti," tuturnya.
Sementara tercatat penyaluran KUR di Kabupaten Jember mencapai Rp1 triliun lebih dengan jumlah penerima sebanyak 20.051 debitur UMKM dan capaian tersebut merupakan tertinggi kedua di Jawa Timur pada semester I tahun 2026.
"Saya mengapresiasi Jember karena penyaluran KUR mencapai 69 persen di sektor produksi, padahal target nasional sebesar 65 persen di sektor produksi, sehingga Jember sudah melampaui nasional" katanya.
Riza menjelaskan penyaluran KUR penting bagi sektor produksi karena memiliki tiga manfaat yakni terciptanya lapangan pekerjaan karena sektor produksi seperti pertanian, perkebunan dan peternakan memberikan lapangan pekerjaan dan menyerap tenaga kerja lebih banyak.
"Manfaat kedua, sektor itu memberikan nilai tambah ekonomi yang diterima oleh pelaku usaha kecil menengah dan mikro, dibandingkan sektor nonproduksi. Ketiga, mendukung sektor-sektor unggulan di daerah, misa di Jember, sektor unggulannya pertanian," ujarnya.
Kementerian UMKM menargetkan sebanyak 1,5 juta debitur baru untuk dapat mangakses KUR karena banyak kemudahan yang akan didapatkan dan negara hadir untuk membantu usaha mikro.
Sementara Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan pihaknya akan memberikan stimulus bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan pinjaman modal dari perbankan yakni berupa subsidi pembayaran bunga pinjaman.
"Kami sangat mendukung adanya kemudahan yang diberikan kepada UMKM karena mereka merupakan pahlawan ekonomi yang teruji ketangguhan nya saat menghadapi krisis ekonomi dan UMKM menjadi penyelamat ekonomi di Indonesia," ujarnya.
Pemkab Jember berharap kemudahan akses perizinan, perlindungan usaha, serta pendampingan bagi para pelaku UMKM dapat terus ditingkatkan demi terwujudnya kemandirian ekonomi daerah.
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.