Jakarta -
Wuling meminta maaf terkait insiden yang dialami konsumen di sebuah dealer di Surabaya. Wuling juga tidak memberikan toleransi terhadap perbuatan salah satu tenaga penjualnya itu.
Ramai beredar di media sosial terkait permasalahan konsumen Wuling dengan salah satu jaringan dealer di Surabaya. Wuling Motors rupanya telah mengetahui permasalahan tersebut. Atas kejadian itu, Wuling Motors menyampaikan permohonan maaf atas kerugian dan ketidaknyamanan yang dialami oleh konsumen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan hasil penelusuran, telah ditemukan pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang dilakukan oleh oknum wiraniaga dalam proses transaksi. Wuling Motors menegaskan bahwa perusahaan tidak menoleransi segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan prosedur perusahaan maupun yang dapat merugikan konsumen.
Menindaklanjuti permasalahan tersebut, Wuling Motors akan mengambil tindakan dan melakukan langkah korektif terhadap dealer yang bersangkutan, serta melakukan evaluasi guna menjamin proses pelayanan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kami juga berkomitmen untuk memastikan setiap konsumen mendapatkan haknya dalam bertransaksi di seluruh jaringan dealer resmi Wuling Motors, sesuai dengan standar yang berlaku," tulis Wuling dalam keterangan resminya.
Wuling Motors menghargai kepercayaan yang telah diberikan oleh konsumen dan akan terus memperkuat pengawasan terhadap penerapan standar operasional di jaringan dealer resmi guna menjaga kualitas pelayanan serta mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari.
Sebelumnya viral di media sosial seorang konsumen Wuling yang sudah membayar lunas Darion, namun unitnya tak kunjung datang. Seluruh transaksi itu dilakukan ke rekening atas nama perusahaan. Namun kabarnya ada permasalahan internal antara sales yang melayani konsumen tersebut dengan pihak dealer. Konsumen itu kemudian meminta bantuan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji untuk mendatangi dealer dan mempertanyakan status pembeliannya.
(dry/din)