Pendapatan CBRE Melonjak 206%, Jadwal Right Issue Menunggu OJK

August 2026 · 2 minute read

Kamis, 06 Agustus 2026, 15:55 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 206% secara tahunan (year on year/yoy) pada semester I 2026. Perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp88,96 miliar, meningkat dari Rp29,08 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut sejalan dengan mulai terealisasinya strategi pengembangan usaha yang dijalankan perseroan, sekaligus meningkatnya aktivitas operasional di sektor pelayaran dan energi.

Direktur Utama CBRE Suminto Husin Giman mengatakan pertumbuhan pendapatan pada semester pertama tahun ini menjadi indikator awal bahwa strategi ekspansi perusahaan mulai memberikan hasil.

"Pertumbuhan pendapatan pada semester pertama tahun ini merupakan sinyal positif atas mulai terealisasinya strategi pengembangan usaha yang telah dijalankan. Kenaikan beban operasional dan beban keuangan merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi bisnis sehingga mampu menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan di masa mendatang. Manajemen akan terus berfokus pada peningkatan efisiensi, optimalisasi aset, dan penguatan struktur keuangan Perseroan," ujar Suminto, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (6/8/2026). 

Selain mencatat kenaikan pendapatan, CBRE mempertahankan posisi aset yang kuat. Hingga 30 Juni 2026, total aset perseroan tercatat sekitar Rp2,02 triliun. Perseroan menilai posisi tersebut menjadi modal penting dalam mendukung pengembangan bisnis, khususnya di sektor pelayaran dan energi.

Di sisi aksi korporasi, CBRE memastikan proses Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue masih berlangsung.

Perseroan saat ini tengah memenuhi sejumlah permintaan klarifikasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bagian dari proses penelaahan atas dokumen Pernyataan Pendaftaran PMHMETD yang sebelumnya telah disampaikan.

Manajemen menyatakan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memenuhi seluruh permintaan regulator agar proses right issue berjalan sesuai ketentuan pasar modal.

Baca Juga: Andry Hakim dan Gabriel Rey Kunjungi Kapal Hai Long di Tengah Rights Issue CBRE

Baca Juga: Andry Hakim Pertahankan Kepemilikan 5,07% di CBRE Jelang Rights Issue

Setelah seluruh proses evaluasi dan klarifikasi bersama OJK selesai, perseroan akan mengumumkan jadwal terbaru pelaksanaan PMHMETD kepada publik.

CBRE menilai penguatan struktur permodalan melalui right issue akan menjadi salah satu penopang rencana ekspansi bisnis perusahaan pada periode mendatang.

Perseroan juga menyampaikan apresiasi kepada para pemegang saham, investor, regulator, kreditur, mitra usaha, serta para pemangku kepentingan atas dukungan selama proses aksi korporasi berlangsung.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri