Ambon (ANTARA) - Pemprov Maluku menjadikan pengalaman dua putra-putri daerah yang bertugas sebagai Paskibraka tingkat nasional pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai teladan bagi generasi muda untuk mengembangkan karakter, disiplin, dan kepemimpinan.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku Daniel E. Indey di Ambon, Senin (24/8), mengatakan pengalaman Cinzia Christiovani Marantika dari SMA Siwalima Ambon dan Louise Adriano Hutasoit dari SMA Negeri 2 Ambon selama mengikuti pendidikan dan pelatihan Paskibraka nasional di Jakarta diharapkan dapat ditularkan kepada pelajar lainnya.
"Kami berharap dengan bekal pelajaran dan pelatihan yang mereka ikuti selama kurang lebih 40 hari di Jakarta, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mereka ke depan. Kami juga berharap mereka dapat memotivasi adik-adiknya, terutama siswa kelas 10, untuk mengikuti seleksi Paskibraka pada tahun 2027 mendatang," kata dia.
Cinzia dan Louise sebelumnya menjalani pendidikan dan pelatihan selama sekitar 40 hari di Jakarta sebelum bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Setelah menyelesaikan tugas, keduanya kembali ke Ambon untuk melanjutkan pendidikan di sekolah masing-masing.
Indey mengatakan keberhasilan keduanya menjadi Paskibraka nasional merupakan kebanggaan bagi Maluku sekaligus menunjukkan bahwa pelajar dari daerah memiliki peluang untuk berprestasi di tingkat nasional.
Karena itu, Pemprov Maluku berharap kesempatan menjadi Paskibraka terbuka bagi pelajar dari seluruh wilayah Maluku, tidak hanya dari sekolah tertentu.
"Bukan hanya dari SMA Siwalima maupun SMA Negeri 2 Ambon. Kami berharap adik-adik dari SMA negeri lainnya, SMK, maupun Madrasah Aliyah yang ada di 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku dapat turut berpartisipasi sebagai Paskibraka pada tahun 2027," ujarnya.
Indey menambahkan, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa sejak awal memberikan perhatian terhadap persiapan kedua pelajar tersebut. Saat pelepasan pada 14 Juli 2026 untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan di Jakarta, gubernur berpesan agar keduanya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
"Bapak Gubernur sangat menaruh harapan agar kedua adik kita ini dapat memberikan yang terbaik untuk Provinsi Maluku, pemerintah daerah, sekolah, dan keluarga. Mereka adalah utusan Pemerintah Provinsi Maluku, sehingga kami berharap mereka dapat mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional," ujarnya.
Ia berharap pengalaman Cinzia dan Louise dapat memotivasi pelajar lainnya mengikuti seleksi Paskibraka sekaligus mengembangkan kemampuan diri.
"Keberhasilan menjadi Paskibraka nasional tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi lahirnya lebih banyak generasi muda Maluku yang memiliki karakter kuat, berprestasi, dan siap mengabdi bagi daerah maupun bangsa," katanya.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.