Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendistribusikan 3,1 juta tablet tambah darah guna meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil, ibu melahirkan, dan remaja putri di daerah itu.
"Pendistribusian tablet tambah darah ini untuk mencegah anemia pada ibu hamil, melahirkan, dan remaja putri," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan, Pencatatan Sipil, dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Babel Megawati Soeroso di Pangkalpinang, Sabtu.
Pihaknya bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mendistribusikan 3.168.000 tablet tambah darah kepada ibu hamil, terapi anemia ringan ibu hamil, ibu nifas, dan remaja putri ke seluruh kabupaten dan kota di provinsi ini.
Pendistribusian 3.168.000 tablet tambah darah disalurkan ke puskesmas dan sekolah menengah atas yang tersebar di kabupaten dan kota dengan rincian Kabupaten Bangka 818.000 tablet, Bangka Barat (621.300), Bangka Selatan (100.300), Bangka Tengah (1.259.200), Belitung (200.300), Belitung Timur (73.500), dan Kota Pangkalpinang (400).
"Pendistribusian tablet tambah darah ini disalurkan melalui puskesmas dan dilakukan satu kali dalam seminggu kepada ibu hamil, terapi anemia ringan ibu hamil, ibu nifas dan remaja putri," katanya.
Ia menyatakan penyaluran tablet tambah darah ini telah dimulai pada 23 Juli 2026 secara serentak, guna mencegah stunting, kematian ibu, bayi dan gizi buruk pada balita dan dampak buruk anemia lainnya.
“Kita harus mencegah anemia ini khususnya remaja putri yang telah menstruasi, karena pada saat hamil anemia tentunya akan kekurangan gizi dan bayinya juga akan kekurangan gizi," katanya.
Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.