Sorong (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sorong, Papua Barat Daya menyebut pos pelayanan terpadu (posyandu) di daerah itu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat.
Kepala Dinkes Kota Sorong Jemima Elisabeth Lobat di Sorong, Senin, mengatakan posyandu memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat karena menjadi wadah pelayanan kesehatan di masyarakat.
"Posyandu merupakan wadah pelayanan kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat dan memiliki peran yang cukup strategis," kata dia saat memberikan sambutan pada peresmian Posyandu Egad Kairos, Kota Sorong.
Ia menjelaskan pelayanan posyandu tidak hanya sebatas kegiatan penimbangan berat badan, tetapi juga mencakup berbagai pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui posyandu, ia menjelaskan, petugas dan kader dapat melakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, pelayanan kesehatan ibu hamil, ibu bersalin dan ibu melahirkan, imunisasi, pemantauan gizi, serta edukasi kesehatan dan keluarga berencana.
"Karena itu, saya berharap Posyandu Egad Kairos dapat menjadi tempat yang memberikan pelayanan kesehatan yang baik, ramah, mudah dijangkau, berkualitas dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat di sekitarnya," ujarnya.
Jemima yang juga Ketua Tim Pembina Posyandu se-Kota Sorong itu, mengapresiasi para kader yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menilai kader bagian penting dalam keberhasilan pelayanan posyandu karena kegiatan tersebut dapat berlangsung secara rutin dan berada langsung di tengah masyarakat.
Ia juga mengajak para orang tua yang memiliki bayi dan balita untuk aktif serta rutin membawa anak mereka ke posyandu guna memantau pertumbuhan dan perkembangan sejak dini.
"Marilah kita bersama-sama memantau pertumbuhan dan perkembangan anak sejak dini, memperhatikan kebutuhan gizinya, menjaga kesehatannya serta membangun pola hidup yang baik," katanya.
Ia menambahkan keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan.
Untuk itu, dia mengajak seluruh pihak membangun kerja sama dan gotong royong agar posyandu dapat terus berkembang, aktif, inovatif dan berkelanjutan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Saat ini, jumlah posyandu di Kota Sorong berkisar 118 unit tersebar di 10 distrik di Kota Sorong.
"Saya berharap keberadaan posyandu dapat mendukung terwujudnya keluarga sehat dan generasi Kota Sorong yang berkualitas," katanya.
Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.