Pemkot Mojokerto perkuat SDGs lewat I-SIM - ANTARA News Jawa Timur

September 2026 · 2 minute read

Mojokerto (ANTARA) - Pemerintah Kota Mojokerto memperkuat kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia salah satunya melalui Monitoring dan Evaluasi Pemenuhan Data Dukung Indikator Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) Tahun 2026.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan keterlibatan Kota Mojokerto dalam I-SIM merupakan bagian dari kontribusi daerah dalam mendukung pencapaian 17 tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs.

"Sebab, seluruh tujuan SDGs memiliki keterkaitan dengan pembangunan di daerah, baik kabupaten maupun kota," katanya di Kota Mojokerto, Selasa.

Menurut Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, hal penting yang perlu dipahami oleh seluruh perangkat daerah dalam pelaksanaan I-SIM adalah pemenuhan dan penyediaan data yang mampu menggambarkan kondisi pembangunan daerah secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Yang perlu digarisbawahi, yang dinilai adalah penyediaan datanya. Bukan program-program yang mendukung capaian SDGs-nya. Mohon ini dipahami," ucapnya.

Ia mengatakan, data dari daerah menjadi bagian penting dalam menggambarkan capaian Indonesia terhadap 17 tujuan SDGs, sehingga, kebutuhan terhadap data yang valid dan komprehensif dari seluruh daerah menjadi semakin penting.

"Sekarang menuju SDGs 2030 waktunya semakin pendek. Artinya negara membutuhkan validitas data dari daerah-daerah se-Indonesia terkait sejauh mana Indonesia ini mendukung 17 goals SDGs tersebut," tuturnya.

Ning Ita menambahkan, data yang dihimpun dari daerah nantinya dapat menjadi bahan bagi pemerintah dalam melihat capaian pembangunan berkelanjutan Indonesia secara keseluruhan sekaligus mendukung kebutuhan pelaporan Indonesia dalam forum di tingkat yang lebih tinggi.

"Maka butuh input data dari daerah yang akan digunakan oleh negara. Ini terkait dengan tujuan pembangunan yang berkelanjutan secara global, tidak hanya Indonesia saja. Tetapi ini menjadi kepentingan negara untuk melaporkan pada forum yang lebih tinggi sejauh mana kontribusi Indonesia dalam mencapai 17 goals SDGs tersebut," ucapnya.

Kota Mojokerto sendiri telah berpartisipasi dalam I-SIM sejak 2022. Konsistensi tersebut terus dilanjutkan hingga 2026 sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Pada pelaksanaan I-SIM pada 2025, Kota Mojokerto berhasil menempati peringkat kedelapan dari 77 kota di Indonesia yang berpartisipasi. Capaian tersebut menjadi modal sekaligus motivasi bagi Kota Mojokerto untuk terus meningkatkan kualitas pemenuhan data pada pelaksanaan I-SIM pada 2026.

Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.