Pemerintah terus mengusahakan agar stok kebutuhan dasar itu tersedia dan semua masyarakat mendapatkan bagian.
Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan elpiji dan bahan bakar minyak (BBM) tersedia selama perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada bulan Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman di Mataram, Kamis, mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terkait dengan stok bahan pokok, termasuk elpiji dan BBM.
"Kami dari pemerintah terus mengusahakan agar stok kebutuhan dasar itu tersedia dan semua masyarakat mendapatkan bagian," kata TGH Mujiburrahman usai memimpin rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Mataram, menjelang perayaan Maulid Nabi 1448 Hijriah.
Selain dihadiri jajaran Pemerintah Kota Mataram, kegiatan rapat TPID dihadiri juga perwakilan dari Hiswanamigas, Pertamina, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Mataram, Bank Indonesia dan pihak-pihak terkait lainnya.
Berbagi potensi peningkatan permintaan kebutuhan pokok menjelang dan selama maulid di Kota Mataram, katanya, harus diantisipasi lebih awal karena tradisi di Kota Mataram dan Pulau Lombok secara umum selama bulan Maulid, mereka akan merayakan secara besar-besaran dengan mengundang sanak saudara untuk selamatan, doa, zikir, selakaran, dan ditutup dengan makan-makan dalam jumlah besar.
"Karena itu, TIPD Kota Mataram sepakat melakukan langkah-langkah preventif atau pencegahan sebelum terjadi kenaikan harga," katanya.
Langkah preventif dilakukan dengan pengecekan di lapangan, pencegahan pasokan berkurang, dan mencari tambahan pasokan ketika ada kebutuhan pokok terindikasi pasokan kurang.
Seperti beberapa kebutuhan pokok yang biasa dibeli saat perayaan maulid antara lain, daging ayam, daging sapi, telur, minyak goreng, beras, dan elpiji subsidi tiga kilogram.
Untuk kebutuhan elpiji subsidi, Dinas Perdagangan terus melakukan pemantauan dan sejauh ini distribusi masih lancar. Namun berbagi potensi peningkatan kebutuhan selama Maulid harus diantisipasi dengan dilakukan usulan droping tambahan ke tingkat pangkalan.
Sementara untuk stok beras dan minyak goreng, informasi Bulog menyebutkan, mencukupi hingga beberapa bulan ke depan.
"Sedangkan BBM, tim Pemerintah Kota Mataram melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Pertamina," katanya.
Selain mengambil langkah preventif, kata Mujiburrahman, Pemerintah Kota Mataram juga menyiapkan upaya responsif salah satunya dengan mengagendakan kegiatan pasar rakyat atau biasa dikenal pasar murah di enam kecamatan se-Kota Mataram.
Dalam kegiatan pasar murah melalui Dinas Perdagangan Kota Mataram, akan melibatkan puluhan distributor kebutuhan pokok yang akan memberikan harga di bawah harga pasar.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Sugiharto Purnama
COPYRIGHT © ANTARA 2026