Pemkot Jayapura tingkatkan kapasitas SDM pengelola perpustakaan

August 2026 · 2 minute read

Pemkot Jayapura tingkatkan kapasitas SDM pengelola perpustakaan

Rabu, 19 Agustus 2026 21:00 WIB

Image Print

Asisten III Setda Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari. ANTARA/HO-Humas Pemkot Jayapura

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola perpustakaan melalui bimbingan teknis literasi Informasi.

Kegiatan tersebut melibatkan pengelola perpustakaan pada jenjang SD/MI dan SMP/MTs, taman bacaan masyarakat, perpustakaan kampung, perpustakaan kelurahan hingga perpustakaan khusus, termasuk perpustakaan yang berada di lingkungan rumah ibadah.

Asisten III Setda Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari di Jayapura, Rabu, mengatakan penguatan budaya literasi merupakan bagian penting dalam mendorong kemajuan masyarakat hingga ke tingkat kampung.

"Semua informasi harus sampai di kampung-kampung, sehingga perlu kita membuka perpustakaan di setiap kampung," katanya.

Menurut Sri, meskipun masih terdapat sejumlah kendala termasuk keterbatasan jaringan telekomunikasi di beberapa wilayah seperti Kampung Moso, pemerintah daerah terus berupaya memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan informasi.

Dia menjelaskan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jayapura secara bertahap melengkapi perpustakaan kampung dengan buku dan berbagai peralatan pendukung.

"Dengan demikian, masyarakat di tingkat kampung dapat memperoleh akses informasi sekaligus membangun kebiasaan membaca," ujarnya.

Dia menambahkan keberadaan perpustakaan tidak hanya diarahkan sebagai tempat membaca tetapi juga diharapkan menjadi ruang pemberdayaan masyarakat yang dapat dikembangkan secara terintegrasi dengan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Masyarakat dapat memanfaatkan bahan bacaan sebagai sumber pengetahuan untuk mengembangkan potensi ekonomi dan sumber daya alam yang dimiliki masing-masing wilayah," katanya lagi.

Pihaknya berharap melalui kegiatan tersebut para pustakawan dan pegiat literasi diberikan pengetahuan untuk mengenali serta memilah informasi yang benar dan informasi yang tidak benar atau hoaks.

"Perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi harus dibuat menjadi tempat yang indah nyaman sehingga peminat untuk berkunjung dan membaca bisa lebih nyaman. Pustakawan juga harus terus dididik dan dilatih," ujarnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jayapura Dolfina J. Mano mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang mengelola perpustakaan dan kegiatan literasi.

"Para peserta dikumpulkan untuk mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan literasi informasi, khususnya kemampuan dalam memilih, memilah dan memastikan kebenaran suatu informasi sebelum disampaikan kepada masyarakat maupun peserta didik," katanya.

Dia menambahkan Pemkot Jayapura juga telah memberikan dukungan pengembangan perpustakaan digital kepada 14 kampung melalui dana otonomi khusus (Otsus).

"Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat kampung terhadap sumber informasi dan bahan bacaan secara digital," ujarnya.

Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026