Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu menerima bantuan dana sebesar Rp2,2 miliar dari pemerintah pusat untuk revitalisasi atau pemulihan fasilitas pendidikan di sekolah menengah pertama (SMPN) 19 usai hangus akibat kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.
"SMP Negeri 19 Kota Bengkulu sekarang dalam proses revitalisasi. Tahun ini juga kelas yang terbakar akan segera dibangun kembali," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu Ilham Putra di Bengkulu, Jumat.
Anggaran sebesar Rp2,2 miliar dari pemerintah pusat tersebut digunakan untuk pembangunan fisik gedung sekolah hingga pengadaan sarana pendukung belajar.
Ia menyebut, saat ini pihaknya tengah melakukan berbagai persiapan teknis jelang peletakan batu pertama yang ditargetkan berlangsung awal bulan depan.
"Untuk target penyelesaian pembangunan infrastruktur SMPN 19 tersebut ditargetkan akan selesai dalam waktu 120 hari kerja. Mudah-mudahan tidak sampai 120 hari, sarana dan prasarana sudah berdiri semua, jadi kelas darurat ini kemungkinan berakhir sekitar Desember 2026," ujar dia.
Sebelumnya, Bengkulu mengajukan proposal revitalisasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI usai terjadinya kebakaran di SMP Negeri 19 Kota Bengkulu beberapa waktu lalu.
"Kami sudah mengajukan proposal kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk revitalisasi delapan lokal yang terbakar di SMP Negeri 19 Kota Bengkulu," sebut Ilham.
Usulan proposal tersebut dilakukan sebab, akibat terjadinya kebakaran tersebut menyebabkan delapan ruangan yang terdiri dari tujuh ruang kelas dan satu unit gudang.
Akibat kejadian kebakaran tersebut menyebabkan proses belajar mengajar di SMPN 19 Kota Bengkulu terhambat sehingga membutuhkan penanganan segera.
Usulan bantuan revitalisasi kepada pemerintah pusat agar fasilitas pendidikan yang rusak dapat segera dibangun kembali.
Sebab, berdasarkan hasil pendataan, total kebutuhan anggaran untuk memperbaiki kerusakan akibat kebakaran di SMPN 19 Kota Bengkulu diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Untuk itu, Ilham berharap usulan tersebut dapat segera mendapat persetujuan sehingga proses pembangunan kembali ruang-ruang yang terbakar bisa segera dilaksanakan.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.