Nagan Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Aceh menggandeng Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) sebagai upaya mempercepat pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di sektor energi terbarukan berbasis biomassa.
“Nantinya BUMD ini akan berperan sebagai badan usaha dalam aktivitas pembelian dan penjualan briket biomassa,” kata Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Hizbulwatan dalam keterangan diterima, Rabu.
Ia menjelaskan, kehadiran BUMD tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam mengoptimalkan potensi sumber daya daerah melalui pengembangan industri energi terbarukan berbasis biomassa.
Menurutnya, pendirian BUMD di sektor energi biomassa diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja baru serta mendorong pemanfaatan sumber daya daerah secara optimal dan berkelanjutan.
Hizbulwatan menjelaskan bahwa Kabupaten Nagan Raya merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit yang memiliki potensi limbah biomassa dalam jumlah besar.
"Apabila dikelola dengan baik dan didukung oleh teknologi yang tepat, limbah tersebut dapat diolah menjadi produk energi bernilai ekonomi tinggi, salah satunya adalah briket biomassa," katanya.
Ia menambahkan, pengembangan industri briket bukan sekadar peluang bisnis bagi BUMD, melainkan juga bagian dari komitmen daerah dalam mendukung transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan, meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta memperkuat penerapan ekonomi sirkular.
"Keberhasilan program ini tentu tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah daerah. Dibutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, khususnya PLTU dan pabrik minyak kelapa sawit," ujar Hizbulwatan.
Pemerintah daerah berharap, kolaborasi bersama pelaku usaha seperti PLTU dan PMKS di Nagan Raya, Aceh nantinya mampu menghasilkan kesamaan persepsi, penyusunan model kerja sama, serta langkah-langkah konkret dalam mendukung pengembangan BUMD energi biomassa yang memiliki kepastian pasokan bahan baku, pasar yang jelas, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat maupun dunia usaha di Kabupaten Nagan Raya.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdakab Nagan Raya, Jasman mengatakan Pemkab Nagan Raya mengharapkan dukungan dari seluruh PMKS untuk menyediakan material atau limbah biomassa yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku produksi briket oleh BUMD yang akan dibentuk.
"Pemkab Nagan Raya meminta kepada PMKS untuk mendukung dan menyediakan material sebagai bahan baku produksi briket yang nantinya akan dikelola oleh BUMD," katanya.
Selain itu, pemerintah daerah juga berharap PLTU 1–2 maupun PLTU 3–4 dapat menjadi mitra strategis dengan menyerap hasil produksi briket biomassa yang dihasilkan BUMD, sehingga tercipta rantai pasok yang berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD Kabupaten Nagan Raya.
"Kami berharap kerja sama dari seluruh perwakilan perusahaan dapat memberikan manfaat bagi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Jasman.
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.