Pemkab Lanny Jaya sebut tiga distrik terdampak bencana hujan es

September 2026 · 2 minute read

Pemkab Lanny Jaya sebut tiga distrik terdampak bencana hujan es

Rabu, 2 September 2026 14:39 WIB

Image Print

Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom saat mengunjungi salah satu distrik terdampak hujan es di Lanny Jaya, Papua Pegunungan (ANTARA/HO- Pemkab Lanny Jaya

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, menyebut tiga distrik terdampak bencana hujan es yang menyebabkan kerusakan tanaman pertanian dan mengancam ketersediaan pangan masyarakat.

Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom dalam siaran pers di Jayapura, Rabu, mengatakan tiga distrik yang terdampak bencana tersebut yakni Distrik Kuyawage, Wano Barat, dan Goa Baliem.

“Hari ini kita sudah sampai di batas ujung jalan Kuyawage, Wano Barat dan Goa Baliem yang terdampak bencana hujan es,” katanya.

Menurut Aletinus, bencana hujan es yang terjadi kali ini memiliki dampak cukup besar terhadap kehidupan masyarakat, terutama karena sebagian besar warga di wilayah tersebut bergantung pada sektor pertanian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Intensitas hujan es yang terjadi dinilai lebih tinggi dibandingkan kejadian pada tahun-tahun sebelumnya. Sehingga kondisi tersebut menyebabkan tanaman dan perkebunan masyarakat mengalami kerusakan hingga berpotensi mengalami gagal panen," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya menyalurkan bantuan sebanyak 82 ton beras kepada warga di tiga distrik tersebut.

"Bantuan beras itu berasal dari pemerintah pusat melalui program ketahanan pangan dan disalurkan langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana," katanya lagi.

Dia menambahkan pihaknya sangat memberikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat karena bantuan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, terutama setelah kerusakan pertanian membuat hasil perkebunan tidak dapat dipanen secara maksimal.

“Selain itu kami juga telah menyiapkan langkah penanganan di bidang kesehatan dengan membentuk tim yang akan diterjunkan ke wilayah terdampak. Serta Tenaga medis akan memberikan pelayanan kesehatan dasar sekaligus memantau kondisi masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan," ujarnya.

Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026