Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng), siap memfasilitasi warga untuk nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Taman Kota Kuala Kurun.
Bupati Gumas Jaya S Monong di Kuala Kurun, Selasa mengatakan bahwa kegiatan itu tindak lanjut dari surat imbauan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada daerah untuk menggelar nobar Piala Dunia 2026.
"Kami dengan senang hati melaksanakan nobar. Sudah saya minta Kepala Disdikpora Gumas agar menyiapkan acara tersebut di Taman Kota Kuala Kurun," katanya.
Ia menjelaskan laga final akan berlangsung Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB, dan warga sudah bisa berkumpul di Taman Kota Kuala Kurun sejak pukul 01.30 WIB.
Jaya pun berharap nobar ini menjadi ajang untuk berkumpul bersama masyarakat menyaksikan puncak turnamen sepak bola terakbar di dunia tersebut.
"Sepak bola merupakan olahraga favorit, dan Piala Dunia merupakan kejuaraan terbesar dari sepak bola, jadi kami akan fasilitas nobar partai final. Semoga semua berjalan lancar," imbuhnya.
Babak semifinal Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 14 dan 15 Juli 2026 waktu setempat, atau 15 dan 16 Juli 2026 waktu Indonesia. Semifinal pertama mempertemukan Prancis melawan Spanyol, sedangkan semifinal kedua menghadirkan duel Inggris melawan Argentina.
Prancis pada laga tersebut akan mengandalkan sejumlah bintangnya seperti Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele, sementara Spanyol menurunkan Lamine Yamal dan Dani Olmo sebagai andalan lini serang.
Adapun Inggris akan ditopang oleh Harry Kane dan Jude Bellingham, sedangkan Argentina tetap mengandalkan duet Lionel Messi dan Julian Alvarez untuk mempertahankan gelar juara dunia.
Di sela keterangannya, orang nomor satu di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau itu turut menyampaikan pandangan pribadinya soal peluang juara, dengan menjagokan Argentina.
"Semua yang masuk semifinal ini tim hebat, yang didukung pemain-pemainnya bagus dan patut kita acungi jempol. Tapi kalau ditanya jagoan atau pilihannya siapa? Feeling saya Argentina," kata Jaya sembari tertawa.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian telah mengimbau seluruh daerah menggelar nobar Piala Dunia 2026 guna menggerakkan perekonomian sekaligus memberi hiburan bagi masyarakat di berbagai daerah.
Tito menyebutkan sejumlah aktivitas ekonomi yang dapat tumbuh dari momentum ini, mulai dari produksi atribut pendukung, penjualan jersey, hingga usaha kuliner yang ikut menggerakkan pelaku UMKM di berbagai daerah.
Mendagri turut mengapresiasi keberhasilan TVRI dalam memperoleh hak siar resmi Piala Dunia 2026, yang dinilainya menjadi peluang besar bagi TVRI memperkuat branding sebagai media arus utama nasional.
Pewarta: Rendhik Andika/Chandra
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.