Pemkab: Empat warga kudus jadi korban KM Virgo

September 2026 · 3 minute read
Nanti dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus yang akan berkoordinasi dengan tim terkait di lokasi kejadian untuk memastikan perkembangan pencarian empat warga Kudus yang diduga menjadi korban tenggelamnya Kapal Virgo di Laut Jawa

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, siap membantu keluarga dari empat korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8, khususnya dalam mendapatkan informasi terbaru terkait pencarian hingga evakuasi korban ketika ditemukan agar bisa dipulangkan ke daerah.

"Nanti dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus yang akan berkoordinasi dengan tim terkait di lokasi kejadian untuk memastikan perkembangan pencarian empat warga Kudus yang diduga menjadi korban tenggelamnya Kapal Virgo di Laut Jawa. Karena ini menyangkut bencana, biasanya ditangani Basarnas dan BNPB," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat mengunjungi rumah keluarga korban di Kudus, Senin.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa, sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga korban. Salah satu keluarga yang dikunjungi, yakni orang tua kakak beradik Yusuf Fachrizal (37) dan M. Adam Assegaf (20), warga Desa Demangan, Kecamatan Kota, Kudus.

Baca juga: Penyelam Basarnas temukan lagi 2 korban KM Virgo, operasi SAR lanjut

Keduanya diketahui bekerja sebagai sopir dan kernet truk ekspedisi yang membawa barang dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan menumpang KM Virgo Transport 8. Nahas kapal tersebut tenggelam di Laut Jawa pada Minggu (13/9) dini hari.

Bupati Sam'ani juga memastikan Pemkab Kudus siap membantu apabila nantinya korban ditemukan dan jenazah perlu dipulangkan ke rumah duka. "Siap bantu, total," ujarnya.

Menurut dia, Pemkab Kudus juga akan mengecek kemungkinan hak atau jaminan ketenagakerjaan yang dapat diterima keluarga korban. Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan perusahaan tempat korban bekerja serta BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami juga akan berkomunikasi dengan perusahaan yang memberikan pekerjaan. Sampai di mana, nanti kami cek langsung dan berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Baca juga: Minggu, Basarnas temukan lagi satu korban meninggal di bodi KM Virgo

Sementara itu Titin Safitri, ibu Yusuf dan Adam, tak kuasa menahan tangis saat menerima kunjungan Bupati Kudus. Tangis pecah karena hingga kini keluarga belum mendapatkan kepastian mengenai keberadaan kedua anaknya.

Adik korban bersama istri Yusuf juga telah berada di Banjarmasin sejak Minggu (13/9) untuk mendapatkan informasi mengenai proses pencarian korban kapal Virgo. Sebelumnya, keluarga sempat menuju Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke Banjarmasin.

"Kedua anak saya sudah terdaftar di manifes atau dokumen muatan resmi. Saya masih berharap dan berdoa, semoga Allah SWT memberikan keselamatan keduanya," ujar Titin Safitri didampingi menantunya.

Sebelum berangkat, kata dia, anaknya, Adam, juga berpamitan dan meminta doa keselamatan dalam mengantar barang bersama kakaknya.

Selain Yusuf dan Adam, dua warga Kudus lainnya juga diduga menjadi korban dalam insiden kapal tenggelam tersebut yakni Rizki Ananta Agusena, warga Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, serta Kumaedi, warga Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo.

Baca juga: Menhub: Tim SAR berhasil evakuasi 114 korban Kapal Virgo, 6 meninggal

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.