Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai menyusun proyek strategis dan prioritas tahun 2027 bersamaan dengan evaluasi pelaksanaan sejumlah pekerjaan pembangunan tahun 2026.
Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Senin, mengatakan evaluasi dilakukan untuk melihat capaian pekerjaan strategis yang telah berjalan, mengidentifikasi program yang perlu diperbaiki, serta menentukan pekerjaan yang harus dipercepat.
“Evaluasi ini untuk melihat apa yang sudah berjalan, apa yang perlu diperbaiki, dan apa yang harus segera kita percepat,” kata Rudy.
Menurut dia, evaluasi pelaksanaan pembangunan 2026 sekaligus menjadi bagian dari persiapan Pemkab Bogor dalam mematangkan pekerjaan strategis dan prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2027.
Pemkab Bogor sebelumnya telah mengidentifikasi sekitar 10 pekerjaan strategis tahun anggaran 2027 yang direncanakan melalui mekanisme tender dini pada akhir 2026.
Tender dini disiapkan agar proses pemilihan penyedia dapat dilakukan lebih awal sehingga pelaksanaan pekerjaan fisik pada 2027 tidak terkendala proses pengadaan yang memakan waktu pada awal tahun.
“Ada sekitar 10 pekerjaan yang akan kita lakukan tender dini pada tahun ini untuk pelaksanaan tahun anggaran 2027,” ujar Rudy.
Sejumlah proyek yang dipersiapkan dalam tender dini tersebut antara lain pembangunan flyover Bojonggede-Kemang (Bomang) dan pembangunan embarkasi haji dan umrah di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong.
Pemkab Bogor memperkirakan pembangunan flyover Bomang membutuhkan anggaran sekitar Rp150 miliar. Infrastruktur tersebut diproyeksikan meningkatkan konektivitas wilayah Bojonggede hingga kawasan Tegar Beriman.
Sementara pembangunan embarkasi haji dan umrah direncanakan berada di kawasan Masjid Raya Nurul Wathon, Kompleks Stadion Pakansari.
Bangunan tujuh lantai yang dirancang dengan konsep menyerupai Zamzam Tower tersebut diproyeksikan menggunakan APBD Kabupaten Bogor tahun anggaran 2027 sekitar Rp142 miliar.
Rudy menekankan perencanaan pembangunan tersebut membutuhkan dukungan seluruh jajaran Pemkab Bogor agar setiap program yang disiapkan dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Untuk membangun Kabupaten Bogor yang lebih baik, lebih nyaman, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, membutuhkan kerja bersama seluruh jajaran pemerintahan,” ujarnya.
Ia menegaskan evaluasi tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi harus menjadi instrumen untuk memastikan pekerjaan strategis berjalan sesuai target sekaligus memperbaiki perencanaan pembangunan berikutnya.
“Tidak ada perubahan tanpa kerja nyata. Mari bergerak bersama untuk Kabupaten Bogor,” kata Rudy.
Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.