Pemkab Bogor jadikan Pasar Hewan Jonggol sebagai pusat perdagangan ternak - ANTARA News Megapolitan

August 2026 · 2 minute read

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, menjadikan Pasar Hewan Jonggol sebagai pusat perdagangan ternak untuk memperkuat tata niaga sekaligus memperluas akses pasar bagi peternak dan pelaku usaha.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dikanak) Kabupaten Bogor Nurhayati, di Jonggol, Selasa, mengatakan pasar tersebut memiliki kapasitas hingga 700 ekor sapi dan kerbau serta 250 ekor kambing dan domba.

"Pasar Hewan Bogor ini dibangun untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi tata niaga, dan akses pasar bagi para peternak serta pelaku usaha peternakan," kata Nurhayati.

Pasar Hewan Jonggol beroperasi setiap Senin dan Kamis dengan kapasitas sekitar 500-700 ekor sapi dan kerbau serta 200-250 ekor kambing dan domba dalam satu hari operasional.

Saat ini sekitar 70 pedagang beraktivitas di pasar tersebut, baik yang berasal dari Kabupaten Bogor maupun sejumlah daerah lainnya.

Nurhayati menjelaskan Pasar Hewan Jonggol dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari ruang transaksi, kandang ternak, ruang pemeriksaan kesehatan hewan, hingga hotel hewan untuk penitipan ternak.

Keberadaan fasilitas pemeriksaan kesehatan, kata dia, juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menciptakan perdagangan ternak yang lebih tertib dan memperhatikan aspek kesehatan hewan.

Pembangunan Pasar Hewan Bogor di Kecamatan Jonggol merupakan tindak lanjut Keputusan Bupati Bogor tentang Penetapan Pekerjaan Strategis Kabupaten Bogor Tahun 2026.

Nurhayati berharap keberadaan pasar tersebut dapat mempertemukan peternak, pedagang, dan konsumen dalam satu pusat perdagangan sehingga rantai tata niaga komoditas peternakan menjadi lebih efektif.

Dengan fasilitas dan kapasitas yang tersedia, pasar itu juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing komoditas peternakan Kabupaten Bogor sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Harapannya, pasar ini dapat menjadi salah satu simpul perdagangan ternak di Kabupaten Bogor yang mampu mempertemukan peternak, pedagang, dan konsumen dengan sistem perdagangan yang lebih baik," kata Nurhayati.

Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.