Pemkab Bogor distribusikan 1,8 juta liter air bersih tangani kekeringan di 31 kecamatan - ANTARA News Megapolitan

August 2026 · 2 minute read

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Bogor, Jawa Barat, telah mendistribusikan sekitar 1,8 juta liter air bersih untuk menangani kekeringan yang melanda 31 kecamatan di daerah itu.

Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Senin, mengatakan pemerintah daerah terus melakukan penanganan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak kekeringan dapat terpenuhi.

“Kita memastikan langkah tindak lanjut penanganan kekeringan terus berjalan, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak,” kata Rudy.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, selama periode 10 Juni hingga 7 Agustus 2026 penanganan krisis air bersih telah dilakukan di 343 titik distribusi.

Dalam periode tersebut, BPBD Kabupaten Bogor telah mendistribusikan total 1.847.000 liter air bersih. Sebanyak 1.439.000 liter disalurkan langsung kepada masyarakat, sedangkan 408.000 liter digunakan untuk mengisi toren penampungan.

Penyaluran air bersih tidak hanya menyasar kebutuhan masyarakat, tetapi juga fasilitas kesehatan, fasilitas keagamaan, dan fasilitas pendidikan yang terdampak krisis air.

Penanganan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi puncak musim kemarau yang berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terjadi pada Agustus 2026.

“Kita terus memetakan kebutuhan, memperkuat koordinasi, dan menyiapkan langkah antisipasi agar masyarakat terlayani dengan baik,” ujarnya.

Menurut dia, kondisi kekeringan membutuhkan respons cepat dan terukur karena berkaitan langsung dengan pemenuhan salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

Pemkab Bogor, kata Rudy, juga terus memantau perkembangan kekeringan untuk menentukan langkah penanganan berikutnya di wilayah terdampak.

“Kita harus hadir cepat untuk masyarakat. Dampaknya harus kita minimalisir bersama, sekaligus meringankan kebutuhan masyarakat di tengah kondisi kekeringan,” kata Rudy.

Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.