Pemkab Barito Selatan gelar shalat istisqa dan doa bersama

September 2026 · 2 minute read

Pemkab Barito Selatan gelar shalat istisqa dan doa bersama

Rabu, 2 September 2026 06:08 WIB

Image Print

Shalat istisqa dan doa bersama di halaman Masjid Agung Baiturrahman Buntok, Selasa (1/9). (ANTARA/Bayu Ilmiawan)

Buntok (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah bersama masyarakat melaksanakan shalat istisqa dan doa bersama memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan.

Shalat istisqa dan doa bersama berlangsung di halaman masjid Agung Baiturrahman Buntok, Selasa dihadiri ribuan masyarakat.

"Melalui shalat istisqa ini kita mengharapkan ampunan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan semoga daerah ini bisa turun hujan," kata Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri.

Eddy Raya mengatakan meskipun terdapat perkiraan mengenai kondisi cuaca, pemerintah bersama masyarakat tetap harus berikhtiar dan berdoa agar hujan segera turun di wilayah Barsel.

"Saya juga mengimbau kepada masyarakat di daerah ini agar bersama-sama berdoa, semoga di kabupaten ini turun hujan, sehingga kabut asap hilang dan kemarau cepat berlalu," ucapnya.

Baca juga: DPRD Barsel fokus rampungkan pembahasan APBD Perubahan 2026

Menurutnya hujan saat ini sangatlah dibutuhkan karena air merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kita tetap positif dan kita berdoa agar segera diguyur hujan. Kami berharap seluruh masyarakat Kabupaten Barito Selatan dapat berdoa bersama-sama, agar diberikan rahmat dan pengampunan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala,” katanya.

Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Barito Selatan Akhmad Akmal Husein mengatakan shalat istisqa merupakan kegiatan bersama pemerintah kabupaten dengan PHBI, Forkopimda, Kantor Kementerian Agama, ormas Islam serta umat Islam.

Ia menyebut pelaksanaan shalat istisqa menjadi momentum bagi umat Islam melakukan introspeksi diri, bertaubat dan memohon ampun atas berbagai kesalahan yang telah dilakukan.

“Kita menyadari bahwa kita ini kecil dan tidak ada apa-apanya di hadapan Yang Maha Kuasa. Baru diuji dengan kekeringan, kemarau dan kabut asap saja kita sudah sangat menderita,” ungkapnya.

Ia juga berharap hujan yang turun nantinya merupakan hujan yang membawa manfaat bagi masyarakat, bukan justru menimbulkan bencana.

“Kita memohon hujan yang bermanfaat, bukan hujan yang menambah bencana. Semoga kita semua dijauhkan dari segala bala dan bencana,” tuturnya.

Baca juga: Status tanggap darurat karhutla di Barito Selatan berpotensi diperpanjang

Baca juga: Hotspot di Barsel selama Januari-Agustus 2026 mencapai 2.037 titik

Baca juga: Asap semakin tebal, legislator Barsel ajak masyarakat bersama-sama cegah karhutla

Pewarta : Bayu Ilmiawan
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.