Pemerintah Terus Memantau dan Bekerja di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

September 2026 ยท 2 minute read

Kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dinilai menuntut kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi dinamika alam yang berisiko memicu bencana.

Deputi II Bidang Materi dan Diseminasi Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Timothy Ivan Triyono, menegaskan pentingnya respons terukur dan terarah dari seluruh lapisan masyarakat di tengah situasi penuh risiko ini.

"Karena itu, ada tiga pesan penting yang perlu menjadi pegangan bersama: tetap tenang, tetap waspada, dan ikuti informasi resmi," ujar Timothy, melalui keterangannya, Senin (7/9/2026).

Baca Juga: Prabowo Instruksikan Jajaran Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

Terkait gangguan operasional moda transportasi udara akibat sebaran abu vulkanik, Timothy menjelaskan bahwa langkah penghentian maupun pembatasan penerbangan merupakan standar penanganan kebencanaan yang tidak bisa ditawar.

"Namun prinsipnya harus jelas: lebih baik perjalanan tertunda daripada keselamatan dipertaruhkan," katanya.

Bersamaan dengan itu, Timothy menyebut bahwa pemerintah terus memantau dan bekerja guna mengantisipasi dampak buruk dari erupsi Gunung Anak Krakatau maupun cuaca ekstrem. Dalam menghadapi situasi kebencanaan, kehadiran negara diwujudkan melalui kerja nyata.

"Pemerintah terus melakukan pemantauan perkembangan situasi, memperkuat koordinasi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, menyampaikan peringatan dini, mengambil langkah-langkah keselamatan, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat terdampak tetap berjalan," tuturnya.

Berbagai unsur pemerintah, aparat, petugas kebencanaan, tenaga kesehatan, operator transportasi, pemerintah daerah hingga relawan juga bekerja sesuai tugas dan kewenangannya.

Baca Juga: Bukan Cuma Jakarta, Ini Daftar Daerah yang Terapkan PJJ Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Menurutnya, tidak seluruh proses tersebut selalu terlihat oleh masyarakat. Namun pemantauan, mitigasi, koordinasi, penyampaian informasi, serta penanganan di lapangan terus dilakukan mengikuti perkembangan situasi.

"Arah kerja pemerintah jelas, keselamatan masyarakat menjadi prioritas, informasi harus disampaikan secara cepat dan akurat, dan pelayanan kepada masyarakat terdampak harus tetap berjalan," ujar Timothy.