"Saat ini sedang menyelesaikan beberapa pekerjaan finishing yang belum rampung,"
Dompu (ANTARA) - Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Jala, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, memasuki tahap penyelesaian dan ditargetkan rampung bulan ini.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu, Amiruddin mengatakan sebagian besar pekerjaan fisik KNMP telah selesai dan saat ini tinggal menyelesaikan sejumlah pekerjaan akhir.
"Saat ini sedang menyelesaikan beberapa pekerjaan finishing yang belum rampung," kata Amiruddin, Jumat.
Ia menjelaskan bahwa proyek dengan anggaran Rp22 miliar tersebut terdiri atas Rp11,6 miliar untuk paket pekerjaan konstruksi dan Rp10,4 miliar untuk pengadaan sarana serta prasarana pendukung.
Paket konstruksi dikerjakan oleh PT Aulia Berlian Konstruksi yang meliputi pembangunan pagar kawasan, gapura, drainase, fasilitas pendaratan ikan, shelter coolbox, kios nelayan, rehabilitasi pasar ikan, bengkel nelayan, tangki air, toilet, gudang beku, pabrik es, kantor pengelola, balai pertemuan, jalan kawasan, hingga docking kapal.
Selain pembangunan fisik, KNMP Desa Jala dilengkapi dengan sarana pendukung aktivitas nelayan berupa mobil pendingin, kapal, mesin kapal, dan alat penangkap ikan.
Amiruddin mengatakan mobil pendingin nantinya dikelola oleh Koperasi Merah Putih Jala, sedangkan kapal, mesin kapal, dan alat penangkap ikan diberikan kepada penerima manfaat dengan status hak pakai dan dikelola oleh pengurus koperasi.
Menurut dia, fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu nelayan memenuhi kebutuhan melaut sekaligus mendukung pemasaran hasil tangkapan.
"Dengan adanya program ini, para nelayan diharapkan semakin terbantu, baik dalam memenuhi kebutuhan melaut maupun dalam memasarkan hasil tangkapannya," ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Proyek PT Aulia Berlian Konstruksi, Agus Darmawan mengatakan pengecoran jalan kawasan menjadi salah satu pekerjaan yang saat ini diprioritaskan untuk mengejar penyelesaian proyek.
"Pengecoran jalan yang dikejar progresnya saat ini. Minggu ini rencananya cor jalan," katanya.
Ia mengatakan pekerjaan bangunan telah selesai dan memasuki tahap penyelesaian akhir, sedangkan pekerjaan jalan masih dikejar agar seluruh proyek dapat dirampungkan bulan ini.
"Kalau untuk bangunan, sudah selesai finishing semua. Tinggal pekerjaan jalan yang dikejar," ujarnya.
Agus mengatakan pelaksanaan proyek menghadapi sejumlah kendala, antara lain ketersediaan material dari pemasok dan perubahan desain dari kementerian.
Selain itu, kata dia, terdapat gangguan keamanan serta faktor internal kontraktor yang turut memengaruhi progres pembangunan.
"Kami juga menghadapi gangguan keamanan yang membuat pekerjaan sempat terhambat. Di sisi lain, ada faktor internal kontraktor yang turut memengaruhi progres pekerjaan," katanya.
Agus mengatakan pihaknya terus mengejar pekerjaan yang tersisa agar pembangunan KNMP Desa Jala dapat diselesaikan sesuai target dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat nelayan.
KNMP Desa Jala dirancang untuk mendukung aktivitas nelayan melalui penyediaan fasilitas produksi, penyimpanan, pengolahan, pemasaran hasil tangkapan, serta sarana pendukung kegiatan ekonomi masyarakat pesisir.
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026