Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Jala Dompu capai 85 persen

August 2026 · 2 minute read
"Progres fisik pembangunan per hari ini telah mencapai 85 persen dan ditargetkan rampung 100 persen sebelum 10 Agustus 2026,"

Dompu (ANTARA) - Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Jala, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, telah mencapai progres fisik sekitar 85 persen dan ditargetkan rampung seluruhnya sebelum 10 Agustus 2026 setelah memperoleh perpanjangan waktu pelaksanaan.

Pelaksana proyek PT Aulia Berlian Konstruksi Agus Darmawan di Dompu, Minggu, mengatakan sisa pekerjaan sekitar 15 persen akan dipercepat agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal.

"Progres fisik pembangunan per hari ini telah mencapai 85 persen dan ditargetkan rampung 100 persen sebelum 10 Agustus 2026," katanya.

Menurut Agus, pekerjaan yang masih berlangsung meliputi penyelesaian bangunan utama, jalan lingkungan, dan penataan lanskap, sedangkan pengadaan fasilitas pendukung dilaksanakan melalui mekanisme tersendiri.

Ia mengatakan nilai pembangunan KNMP Desa Jala mencapai sekitar Rp22 miliar, yang terdiri atas Rp11,6 miliar untuk pekerjaan konstruksi dan Rp10,4 miliar untuk pengadaan barang serta sarana pendukung.

Agus menjelaskan proyek yang mulai dikerjakan pada pertengahan Februari 2026 itu semula ditargetkan selesai pada Juni. Namun, jadwal penyelesaiannya diperpanjang hingga 10 Agustus setelah adanya perubahan desain dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang diberlakukan pada seluruh proyek Kampung Nelayan Merah Putih tahap II di Indonesia.

Selain perubahan desain, kata dia, keterlambatan penyelesaian proyek juga dipengaruhi adanya ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) yang dihadapi selama proses pembangunan.

"Kami menghadapi gangguan keamanan, termasuk dugaan intimidasi terhadap pekerja dan pembobolan gudang penyimpanan material oleh orang tidak dikenal, sehingga pekerjaan sempat terhambat," ujarnya.

Meski menghadapi berbagai kendala tersebut, pembangunan tetap berjalan dan ditargetkan selesai sesuai jadwal yang telah diperpanjang.

Agus menambahkan pelaksanaan pembangunan juga melibatkan masyarakat setempat. Bahkan hampir 100 persen material alam yang digunakan berasal dari wilayah sekitar.

"Sejak awal kami mengutamakan pemberdayaan masyarakat lokal, baik dalam penyediaan material maupun penyerapan tenaga kerja," ujarnya.

KNMP Desa Jala merupakan satu dari 35 lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tahap II di Indonesia yang dikerjakan melalui skema Multi Year Contract (MYC).

Pewarta : Ady Ardiansah
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026