Pelatih Vietnam Panas Dingin? Level Timnas Indonesia di Atas ASEAN Jadi Sorotan Media Asing

July 2026 ยท 2 minute read

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:20 WIB

VIVA โ€“ Timnas Indonesia mencuri perhatian setelah mengawali kiprahnya di Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak atas Kamboja. Bukan hanya publik Tanah Air yang memberikan pujian, sejumlah media Vietnam juga ikut menyoroti perkembangan skuad Garuda yang dinilai mengalami lompatan kualitas.

Baca Juga

Indonesia membungkam Kamboja dengan skor 5-1 pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin 27 Juli lalu. Hasil tersebut sekaligus mempertegas ambisi skuad asuhan John Herdman untuk memburu gelar pertama di ajang paling bergengsi Asia Tenggara itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Performa impresif Garuda ternyata mendapat perhatian dari media Vietnam. Mereka menilai Indonesia kini memiliki kekuatan yang jauh berbeda dibanding beberapa tahun sebelumnya, terutama berkat kombinasi kualitas teknis dan keunggulan fisik para pemain.

Baca Juga

Sinyal bahaya bahkan mulai mengarah kepada Timnas Vietnam yang dipimpin Kim Sang-sik. Salah satu pemain yang paling banyak dibahas adalah striker bertubuh jangkung Mitchell Baker, yang dinilai bisa menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan lawan.

Kekuatan Indonesia juga diakui langsung oleh pelatih Kamboja, Koji Gyotoku, usai pertandingan.

Baca Juga

"Indonesia sangat kuat dalam duel fisik, terutama karena keunggulan tinggi badan mereka," kata pelatih Kamboja.

Pernyataan itu menggambarkan perubahan besar yang terjadi di tubuh Timnas Indonesia. Jika sebelumnya Garuda lebih dikenal mengandalkan kecepatan dan kelincahan, kini mereka juga memiliki dominasi fisik yang menjadi pembeda di level Asia Tenggara.

Saat menghadapi Kamboja, Indonesia menurunkan sejumlah pemain dengan postur di atas 180 sentimeter seperti Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Ivar Jenner, hingga Thom Haye. Di lini depan, Mitchell Baker dengan tinggi sekitar 196 sentimeter semakin melengkapi keunggulan tersebut.

Kombinasi postur, kekuatan fisik, dan kualitas teknik membuat Indonesia dinilai memiliki level yang lebih tinggi dibanding sebagian besar negara ASEAN saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, tidak semua media Vietnam memberikan apresiasi. The Thao 247 justru menilai Indonesia masih sangat bergantung pada pemain naturalisasi.

Media tersebut menulis bahwa skuad Indonesia untuk Piala AFF 2026 masih diisi banyak pemain naturalisasi yang sebagian besar berkarier di kompetisi domestik.

Halaman Selanjutnya

Komentar itu memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah akun sepak bola Asia Tenggara justru membela Indonesia dan mengingatkan bahwa Vietnam juga memiliki pemain naturalisasi yang tidak memiliki garis keturunan Vietnam.