Pelatih RANS Nusantara FC puji pemainnya bangkit samakan kedudukan - ANTARA News Jawa Timur

September 2026 · 2 minute read
kami bisa menyamakan menjadi 3-3 karena motivasi pemain sangat tinggi

Surabaya (ANTARA) - Pelatih RANS Nusantara FC Kas Hartadi memuji motivasi dan kekompakan pemainnya yang mampu bangkit dari ketertinggalan tiga gol untuk menahan imbang De Red FC 3-3 pada Grup Timur Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Sabtu.

“Kami sudah ketinggalan tiga gol, tapi dengan motivasi tinggi kami bisa menyamakan menjadi 3-3 karena motivasi pemain sangat tinggi,” kata Kas Hartadi saat konferensi pers setelah pertandingan.

Ia menjelaskan, tiga gol yang bersarang ke gawang RANS Nusantara FC terjadi akibat kesalahan pemain dalam mengantisipasi permainan lawan.

Bahkan, kata dia, kesalahan tersebut kembali terjadi pada babak kedua karena pemain kurang disiplin dalam membaca dan menjaga pergerakan pemain De Red FC.

Meskipun demikian, menurut dia, kekompakan menjadi salah satu faktor yang membuat RANS Nusantara FC mampu bangkit meski sempat tertinggal tiga gol.

“Kami ini tim sangat kompak, di luarnya maupun di dalam lapangan kompak, jadi kita punya satu tujuan. Meskipun kita ketinggalan satu gol atau dua gol, kita tetap bagaimana sebelum 90 menit itu berakhir kita tetap ngotot,” ujarnya.

Sementara itu, pemain RANS Nusantara FC Almaghfiru Inzaghi bersyukur timnya mampu membawa pulang satu poin dari laga tandang tersebut.

“Alhamdulillah kita bisa dapat poin tandang. Pemain semua bekerja keras, mengikuti instruksi pelatih dan akhirnya bisa membawa pulang poin,” katanya.

Dari hasil tersebut, membuat RANS Nusantara FC naik menjadi peringkat ketiga dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan, sedangkan De Red FC berada di peringkat ketujuh dengan satu poin dari dua laga.

Pada pertandingan selanjutnya, RANS Nusantara FC akan menjamu Deltras FC di Stadion Kanjuruhan Malang, pada Minggu (27/9).

Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.