PBSI FKIP UMS gelar review kurikulum 2026, libatkan pakar
Sabtu, 18 Juli 2026 17:09 WIB
Pemaparan materi oleh Prof. Dr. Anas Ahmadi, M.Pd. ANTARA/HO-UMS
Solo (ANTARA) - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Review dan Focus Group Discussion (FGD) Kurikulum Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penyempurnaan kurikulum yang akan diterapkan pada Tahun Akademik 2026/2027 agar semakin relevan dengan dinamika dunia pendidikan, perkembangan ilmu pengetahuan, serta kebutuhan pasar kerja.
Untuk memperkaya proses penyusunan kurikulum, PBSI FKIP UMS menghadirkan Guru Besar bidang Kurikulum Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Prof. Dr. Anas Ahmadi, M.Pd., sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia memberikan berbagai rekomendasi terkait pengembangan kurikulum yang berorientasi pada kompetensi lulusan dan tuntutan dunia profesional.
Kegiatan tersebut dihadiri Dekan FKIP UMS Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., Wakil Dekan I FKIP UMS Dr. Miftakhul Huda, M.Pd., serta Kepala Bidang Pengembangan Kurikulum dan Inovasi Pembelajaran UMS, Dr. Laili Etika Rahmawati, M.Pd.
Turut hadir pula guru besar PBSI UMS, Prof. Dr. Ali Imron Al-Ma'ruf, M.Hum. dan Prof. Dr. Markhamah, M.Hum., bersama jajaran pimpinan program studi, yakni Yunus Sulistyono, M.A., Ph.D. selaku Ketua Program Studi, Gallant Karunia Assidik, S.Pd., M.Pd. selaku Sekretaris Program Studi, Drs. Zainal Arifin, M.Hum. selaku Ketua Unit Penjaminan Mutu (UPM), serta Dr. Main Sufanti, M.Hum. sebagai Kepala Laboratorium PBSI. Seluruh dosen PBSI FKIP UMS juga mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari proses evaluasi dan penyempurnaan kurikulum.
Forum ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan eksternal yang mewakili pengguna lulusan dan mitra strategis, di antaranya Siti Lestari, S.Pd., M.Pd. (Kepala SMA Muhammadiyah 1 Surakarta), Sutarmo, S.Pd., M.Pd. (Kepala Bidang Dinas Pendidikan Kota Surakarta), Roni Sulistiyono, M.Pd. (Ketua Program Studi PBSI FKIP Universitas Ahmad Dahlan), serta Syifaul Arifin, M.Kom. (Pimpinan Redaksi Solopos Media Group). Selain itu, alumni dan mahasiswa aktif PBSI FKIP UMS turut memberikan masukan sebagai representasi pengguna kurikulum secara langsung.
Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menekankan pembaruan kurikulum merupakan langkah penting agar perguruan tinggi mampu menghasilkan lulusan yang sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja.
“Revitalisasi kurikulum ini sangat penting untuk menyesuaikan permintaan mahasiswa dalam perkembangan lulusan di dunia kerja di era modern ini,” tuturnya, Sabtu.
Sementara itu, Prof. Dr. Anas Ahmadi, M.Pd., menyampaikan setiap perubahan kurikulum harus berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan sehingga memberikan dampak nyata setelah mereka memasuki dunia kerja.
“Penyesuaian kurikulum ini harapannya dapat berdampak bagi lulusan,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menyusun struktur kurikulum secara proporsional agar setiap mata kuliah saling melengkapi dalam membentuk kompetensi lulusan.
“Dalam penyusunan kurikulum ini hendaknya selalu memperhatikan keseimbangan dalam menyesuaikan tiap-tiap mata kuliah yang akan ditawarkan kepada mahasiswa sebagai bekal mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja yang nyata,” ujarnya.
Selama diskusi berlangsung, peserta secara aktif memberikan berbagai masukan mengenai penguatan capaian pembelajaran lulusan, penyelarasan mata kuliah dengan kebutuhan industri dan sekolah, integrasi teknologi digital serta kecerdasan artifisial (AI) dalam pembelajaran, hingga pengembangan kompetensi abad ke-21 yang dibutuhkan calon pendidik dan praktisi bahasa.
Melalui kegiatan yang diselenggarakan Kamis (16/7) lalu, PBSI FKIP UMS menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kurikulum yang adaptif, inovatif, dan berbasis kebutuhan pemangku kepentingan.
Kurikulum baru yang akan diberlakukan pada Tahun Akademik 2026/2027 diharapkan mampu mencetak lulusan yang unggul, profesional, berkarakter, serta siap berkiprah di dunia pendidikan, industri kreatif, media, maupun berbagai sektor profesional lainnya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.