Otorita dan USTDA bangun kolaborasi wujudkan IKN cerdas - ANTARA News Kalimantan Timur

September 2026 · 2 minute read

Penajam Paser Utara (ANTARA) - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) berkolaborasi United States Trade and Development Agency (USTDA) mewujudkan IKN di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur sebagai kota cerdas.

"Keberhasilan kota cerdas bukan hanya ditentukan seberapa banyak teknologi yang digunakan," ujar Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN Agung Indrajit, Rabu, terkait kolaborasi dengan USTDA di Sepaku, Penajam Paser Utara.

"Keberhasilan kota cerdas itu dalam memanfaatkan teknologi untuk  meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tambahnya.

Pengembangan IKN sebagai kota cerdas perlu menempatkan masyarakat sebagai pusat dari transformasi digital, teknologi menjadi instrumen untuk menciptakan layanan publik yang lebih efektif, efisien, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Langkah strategis dilakukan Otorita IKN dan USTDA mewujudkan kota cerdas, salah satunya melalui Nusantara Smart City Stakeholders Forum memperkuat potensi kerja sama antara Otorita IKN dengan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat.

USTDA menghadirkan sejumlah mitra perusahaan dari Amerika Serikat yang memiliki keahlian di bidang teknologi di antaranya Honeywell, Cisco, IBM dan Google.

Counselor for Commercial Affairs, U.S. Embassy Jakarta Andrew Billard mengatakan, Amerika Serikat memiliki perusahaan dan investor yang dapat berperan penting dalam mendukung pembangunan IKN, dan membangun kemitraan jangka panjang, memperkuat daya saing Indonesia, serta mengembangkan talenta lokal.

Pemerintah Amerika Serikat siap menghubungkan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat dengan berbagai peluang dan mitra potensial untuk kerja sama di Indonesia.

USTDA memperkuat pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam mendorong pemanfaatan AI dan data untuk mendukung pengembangan IKN sebagai kota cerdas yang inovatif, terintegrasi, dan berkelanjutan, demikian Andrew Billard.

Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.