Jakarta -
Perusahaan perlengkapan sanitasi di Stavropol, Rusia, menggelar lomba unik bertajuk 'Game of Thrones'. Kompetisi ini mengharuskan peserta minum soda dari kloset!
Kompetisi tersebut berlangsung di toko milik perusahaan Domix dan diikuti puluhan peserta. Pada babak pertama, peserta dibagi ke dalam kelompok yang masing-masing berisi tujuh orang. Total hadiah yang diberikan mencapai 100.000 rubel (Rp23 juta).
Mereka berlomba menghabiskan minuman secepat mungkin di dalam kloset baru menggunakan sedotan berukuran besar. Peserta yang paling cepat menghabiskan minuman di kloset dari setiap kelompok, nantinya berhak melaju ke babak berikutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekaman perlombaan minum soda di kloset itu kemudian viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan deretan kloset putih yang disusun rapi di area pusat perbelanjaan, sementara para peserta bersiap meminum minuman dari dalam kloset menggunakan sedotan panjang.
Nyeleneh! Peserta Lomba Rela Minum Soda dari Kloset Demi Hadiah Rp23 Juta Foto: Site News
Tantangan pada babak final tak kalah nyeleneh. Tujuh peserta yang lolos diminta duduk di atas kloset dengan posisi tertutup selama mungkin. Orang yang mampu bertahan paling lama dinyatakan sebagai pemenang dan berhak membawa pulang hadiah utama.
Menanggapi lombanya yang viral di media sosial, pihak penyelenggara dari Domix, menjelaskan bahwa kompetisi tersebut tetap memperhatikan aspek kebersihan.
Mereka menjelaskan bahwa minuman tidak dituangkan langsung ke dalam kloset, melainkan ditempatkan di dalam gelas yang diletakkan di kloset baru yang belum pernah digunakan.
"Minuman disajikan di dalam gelas yang diletakkan pada kloset baru dan bersih," jelas penyelenggara.
Ilustrasi minuman soda. Foto: iStock
Meski demikian, penjelasan tersebut tidak sepenuhnya meredakan kritik. Sejumlah warga Stavropol menilai perlombaan itu merendahkan martabat peserta dan menciptakan citra buruk bagi kota mereka. Hingga kini belum diketahui siapa yang berhasil memenangkan hadiah 100.000 rubel (Rp23 juta) tersebut.
Menurut penyelenggara, kompetisi nyeleneh ini berlangsung selama sekitar 10 jam. Selama waktu itu, hanya dua peserta yang memutuskan berhenti, sementara peserta lainnya tetap bertahan hingga perlombaan berakhir.
(sob/adr)