Neobiz luncurkan platform sistem operasi bisnis berbasis AI untuk pasar Indonesia - ANTARA News Megapolitan

September 2026 · 3 minute read

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan pengembang teknologi bisnis Neobiz merilis platform AI-Native Business OS (sistem operasi bisnis berbasis kecerdasan buatan) untuk mendukung operasional pelaku usaha di seluruh Indonesia melalui otomatisasi layanan pelanggan dan integrasi transaksi.

Layanan tersebut menghadirkan Neo, sebuah AI agent (agen kecerdasan buatan) yang bekerja langsung di dalam aplikasi WhatsApp. Teknologi ini dirancang untuk menghubungkan percakapan pelanggan dengan proses operasional bisnis, mulai dari pembuatan reservasi, pencatatan pesanan, penerimaan pembayaran, hingga pelaksanaan campaign (pemasaran) tanpa perlu berpindah aplikasi.

Pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Neobiz Jimmy Petrus dalam keterangan resmi, Jumat, menyatakan bahwa kehadiran platform ini berpatokan pada kebutuhan pelaku bisnis akan solusi kecerdasan buatan yang mampu menyelesaikan pekerjaan operasional secara langsung.

"Bisnis tidak membutuhkan sekadar chatbot (robot obrolan) lain. Tantangannya adalah bagaimana kecerdasan buatan yang berbicara dengan pelanggan juga bisa menyelesaikan pekerjaan di balik percakapan tersebut. Kami ingin WhatsApp bukan hanya menjadi tempat pelanggan bertanya, tetapi tempat mereka bisa menyelesaikan kebutuhannya, mulai dari pesan, booking (reservasi), sampai bayar," ujar Jimmy Petrus.

Langkah ini juga merespons tingginya penetrasi penggunaan WhatsApp di Indonesia. Berdasarkan data GWI Q2 2025 yang dimuat dalam Digital 2026 Global Overview Report, sebanyak 90,8% pengguna internet Indonesia berusia 16 tahun ke atas menggunakan WhatsApp setidaknya sekali dalam sebulan.

Neobiz dibangun di atas WhatsApp Business Platform dan bertindak sebagai official Meta Tech Provider ( penyedia teknologi resmi Meta). Platform ini turut mendukung fitur WhatsApp Coexistence, memungkinkan pelaku usaha menghubungkan nomor WhatsApp Business yang sudah ada tanpa harus mematikan aplikasi di telepon seluler. Pemilik bisnis dan staf tetap dapat melihat serta membalas percakapan, sementara Neo menangani pertanyaan berulang secara otomatis.

Di balik platform percakapan tersebut, Neobiz menyediakan modul operasional mencakup pesanan, reservasi, jadwal janji temu, keanggotaan, loyalty (program loyalitas), invoice (faktur), hingga pembayaran. Platform ini juga terintegrasi dengan sistem Point of Sales / POS (kasir digital), payment gateway (gerbang pembayaran), sistem akuntansi, Enterprise Resource Planning / ERP (perencanaan sumber daya perusahaan), Customer Relationship Management / CRM (manajemen hubungan pelanggan), serta logistik melalui Application Programming Interface / API (antarmuka pemrograman aplikasi).

Pemilik toko spesialis audio otomotif VOX Research Fernan Septiadi mengungkapkan efisiensi operasional yang dirasakan sejak memanfaatkan teknologi ini untuk melayani pertanyaan pelanggan hingga pengaturan jadwal pemasangan unit.

"Neo menjawab layaknya tim kami sendiri. Karena booking dan pembayaran sudah menyatu di sistem yang sama, percakapan bisa langsung berakhir menjadi jadwal pemasangan. Neo tetap merespons tengah malam saat saya tidur. Buat saya itu yang paling terasa. Waktu saya sekarang bisa dipakai untuk memastikan kualitas pengerjaan audio, bukan untuk mengejar balasan di inbox (kotak masuk)," kata Fernan Septiadi.

Implementasi awal platform ini pada berbagai kategori bisnis mencatat tingkat pelayanan pelanggan hingga 98%, efisiensi biaya operasional hingga 80%, serta peningkatan pendapatan pada kisaran 20% hingga 40% bergantung pada karakteristik bisnis dan alur kerja yang dioptimalkan.

Platform Neobiz dikembangkan oleh tim pendiri yang sebelumnya membangun iSeller Commerce dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang teknologi Software as a Service / SaaS (perangkat lunak sebagai layanan) di Indonesia. Platform ini sudah dapat diakses oleh pelaku usaha di Indonesia dan direncanakan bakal memperluas jangkauan layanan ke kawasan Asia Tenggara.

Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.