Nasihat Amien Rais ke Prabowo: Jangan Ditelan Semua Laporan dari Seluruh Anak Buah

August 2026 ยท 2 minute read

Selasa, 18 Agustus 2026, 18:42 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais menyampaikan nasihat khusus kepada Presiden Prabowo Subianto. Amien mengingatkan presiden agar tidak menelan mentah-mentah semua laporan dari bawahannya karena informasi tersebut belum tentu menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan.

Menurut Amien, seorang presiden memiliki posisi yang rentan menerima laporan yang terlalu positif. Bawahan, kata dia, dapat memiliki kecenderungan menyampaikan informasi yang membuat pimpinan merasa kondisi pemerintahan berjalan baik.

Baca Juga: Prabowo Sering Keseleo Lidah: Dari Penggilingan Padi Rp2 Triliun ke Kupas Bawang Rp700 Ribu Sekilo

"Nasihat ringan saya untuk Mas Prabowo. Jangan ditelan semua laporan dari seluruh anak buah," kata Amien, dikutip Selasa (18/8/2026).

Amien mengatakan dirinya memperhatikan pola penyampaian informasi dalam sejumlah pidato Prabowo. Ia mencermati presiden kerap menggunakan frasa yang menunjukkan bahwa informasi yang disampaikan berasal dari laporan jajaran pemerintah.

"Saya perhatikan hampir pidato presiden diawali dengan kata-kata berdasarkan laporan yang saya terima," imbuhnya.

Bagi Amien, penggunaan laporan sebagai salah satu sumber informasi tentu diperlukan dalam menjalankan pemerintahan. Namun, persoalan muncul apabila seorang presiden terlalu percaya terhadap laporan tanpa melakukan pembanding dengan kondisi nyata yang dialami masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa laporan dari birokrasi bisa saja memiliki nuansa yang terlalu positif. Dalam situasi tertentu, informasi tersebut bahkan dapat membuat seorang pemimpin terlena.

"Mas Prabowo sudah paham betul bahwa laporan dari bawah tentu bernuansa budaya yang menyenangkan, bahkan meninabobokkan," terangnya.

Amien kemudian menggambarkan seperti apa laporan yang menurutnya berpotensi membuat seorang presiden merasa sangat populer.

"Laporan itu pasti menyenangkan, misalnya seluruh rakyat bangga bapak jadi presiden. Di perkotaan, pedesaan, bahkan tempat-tempat terpencil. Nama abaapak harum dan seterusnya," ujar Amien.

Menurutnya, informasi semacam itu perlu diuji dengan kenyataan. Presiden tidak seharusnya hanya melihat kondisi masyarakat berdasarkan laporan birokrasi karena terdapat kemungkinan adanya jarak antara laporan dengan realitas yang dihadapi rakyat.

Amien menilai seorang pemimpin perlu memiliki keberanian untuk mencari informasi dari berbagai sumber, termasuk mendengar langsung keluhan masyarakat. Dengan cara tersebut, presiden dapat mengetahui apakah program dan kebijakan pemerintah benar-benar memberikan dampak sebagaimana yang dilaporkan.

Baca Juga: Megawati Kritik Hukum Era Prabowo di HUT RI ke-81: Harus Ditegakkan, Bukan Seperti Sekarang Ini

Bagi Amien, semakin tinggi posisi seorang pemimpin, semakin penting pula kemampuan untuk melakukan introspeksi dan memastikan laporan yang diterima sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar