Samosir, VIVA – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mendaki Gunung Pusuk Buhit di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca Juga
Dalam pendakian tersebut, Hasto secara khusus memanjatkan doa untuk dua Proklamator Kemerdekaan RI, Bung Karno dan Bung Hatta, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, para pahlawan, serta seluruh rakyat Indonesia
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pendakian dilakukan pada Sabtu, 15 Agustus 2026 malam. Hasto mengenakan pakaian bernuansa Bali lengkap dengan udeng putih.
"Kebetulan saya nyaman dengan pakaian ini," kata Hasto sambil tersenyum sebelum memulai pendakian.
Baca Juga
Hasto didampingi kuncen Pusuk Buhit, Sediaman Limbong, selama mendaki gunung berketinggian 1.982 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut. Pusuk Buhit dikenal sebagai salah satu tempat sakral dalam mitologi dan kebudayaan Batak.
Turut dalam rombongan Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon, Johannes Oberlin Tobing dari Tim Hukum, serta Juru Bicara PDI Perjuangan Aryo Seno Bagaskoro dan Mohamad Guntur Romli.
Baca Juga
Sebelum pendakian dimulai, Hasto mengajak seluruh rombongan berkumpul. Pria asal Yogyakarta itu kemudian menjelaskan maksud pendakian Pusuk Buhit yang dilakukan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.
"Kita doakan Bung Karno, Bung Hatta, dan seluruh para pahlawan bangsa. Kita doakan Ibu Megawati Soekarnoputri, dan seluruh jajaran simpatisan, anggota dan kader PDI Perjuangan, serta rakyat Indonesia," ujar Hasto dikutip Minggu, 16 Agustus 2026.
Hasto mengajak rombongan memohon agar momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI semakin menguatkan bangsa Indonesia dengan semangat dan pemikiran perjuangan para pendiri bangsa.
"Mari bakar lemak dengan naik gunung," ujarnya sembari mempersiapkan tongkat pendakian (trekking pole).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sekitar pukul 00.30 WIB, Hasto bersama Limbong menyelesaikan rangkaian pendakian dan tiba kembali di pos. Hasto mengatakan selama berada di Pusuk Buhit dirinya secara khusus berdoa untuk Bung Karno, Bung Hatta, Megawati Soekarnoputri, PDI Perjuangan, serta seluruh rakyat Indonesia.
"Berdoa agar kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan betul-betul ditegakkan, dan seluruh pemimpin berjuang membebaskan rakyat marhaen. Pendidikan, kesehatan, dan penghidupan yang layak secara kemanusiaan. Rakyat kecil dihormati dengan seluruh martabatnya," kata Hasto.
Halaman Selanjutnya
Hasto menuturkan dirinya berdoa di atas lantai yang dingin. Suasana tersebut, menurutnya, justru membuat doa terasa semakin khusyuk.