Menteri Teuku: Talenta Keamanan Siber Mulai Tumbuh Merata di Berbagai Daerah

July 2026 ยท 2 minute read

AKURAT.CO Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) menilai pemerataan talenta keamanan siber di berbagai daerah menjadi fondasi penting untuk memperkuat daya saing ekonomi digital Indonesia.

Pemerintah melihat munculnya talenta dari luar Pulau Jawa sebagai sinyal bahwa ekosistem digital nasional mulai berkembang lebih inklusif dan tidak lagi bergantung pada kota-kota besar.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya mengatakan, pemerintah terus memperluas akses pengembangan kompetensi keamanan siber melalui kolaborasi dengan industri, akademisi, serta komunitas agar kesempatan membangun keahlian digital dapat dinikmati generasi muda di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Rindekraf 2026-2045 Beri Kepastian Kebijakan dan Perlindungan bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

"Kami ingin menciptakan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi, berkolaborasi, serta menghasilkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi industri kreatif digital dan keamanan siber nasional," kata Teuku Riefky dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Menurut Riefky, pengembangan talenta siber tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di sektor keamanan digital, tetapi juga mendorong lahirnya kekayaan intelektual (intellectual property/IP) lokal yang mampu bersaing di pasar global.

Ia menilai pemerataan talenta digital mulai menunjukkan hasil positif. Salah satunya terlihat dari kompetisi Cyber Breaker yang diselenggarakan perusahaan kecerdasan artifisial Indonesia, Peris.ai. Ajang tersebut melahirkan sejumlah talenta terbaik dari berbagai wilayah di luar Pulau Jawa.

Riefky mengatakan capaian tersebut menunjukkan bahwa ekosistem digital nasional semakin berkembang secara lebih merata sehingga peluang membangun karier di bidang keamanan siber kini tidak lagi hanya dimiliki talenta di kota-kota besar.

"Kami ingin menunjukkan bahwa cybersecurity dapat menjadi ruang yang terbuka, menarik, serta berdampak dalam menghubungkan potensi talenta muda dengan kebutuhan industri dan bangsa," ujarnya.

Menurutnya, pemerataan talenta keamanan siber juga menjadi langkah strategis untuk memperluas basis sumber daya manusia digital nasional. Langkah itu dinilai penting mengingat kebutuhan tenaga ahli keamanan siber terus meningkat seiring percepatan transformasi digital di berbagai sektor.

Untuk mendukung upaya tersebut, Kementerian Ekraf mendorong kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, industri, komunitas, dan perguruan tinggi. Sinergi itu diharapkan menciptakan jalur pengembangan kompetensi yang berkelanjutan sekaligus memperbesar peluang penyerapan talenta oleh industri.

Baca Juga: Astra International Dukung Kementerian Ekraf Bawa 100 Brand Indonesia Tampil di MASA Singapore 2026

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah menargetkan terbentuknya ekosistem keamanan siber nasional yang semakin kuat, sekaligus mendorong lahirnya inovasi digital dan kekayaan intelektual lokal yang mampu bersaing di tingkat global.